Cakrawala News
Portal Berita Online

Grebeg Maulid, Ribuan Warga Berebut Dua Pasang Gunungan Keraton Solo

SOLO CAKRAWALA.CO,-Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, sabtu (09/11/19) siang,menggelar ritual Gerebeg Maulid,untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.Ritual yang semula khusuk berubah riuh,karena belum sempat dua pasang gunungan lanang dan wadon didoakan,rbuan warga sudah menyerbu gunungan di halaman Masjid Agung.

 

 

Ribuan warga,mulai anak-anak,remaja hingga orang tua yang sudah menunggu sejak pagi,saling berdesakan untuk berebut gunungan.padahal dua pasang gunungan ini belum selesai didoakan,suasana yang semula khusuk pun berubah riuh.Momen memperebutkan gunungan memang ditunggu-tunggu warga, dalam acara Gerebeg Maulid atau Gerebeg Sekaten.

Tidak butuh waktu lama, ribuan warga menyerbu hingga ludes tak tersisa. Sementara gunungan estri dibawa kembali oleh abdi dalem ke halaman Kori Kamandungan untuk dibagikan ke warga di sekitar Keraton Solo.

warga percaya isi gunungan akan memberi berkah,rezeki, serta kesembuhan penyakit,mereka bahkan tidak hanya memperebutkan isi gunungan,tapi juga bambu penyangga gunungan,daun pisang gunungan
serta perlengkapan ritual lainnya.

Marwahi(23)warga kemuning, Karanganyar,rela ikut berdesak-desakan berebut gunungan, dan mendapatkan bambu penyangga yang nantinya akan dipasang dirumahnya,biar dagangan onlinya laku keras,” ungkapnya.

tidak hanya marwah, sejumlah warga yang rata rata para manula, bahkan rela mengambil sisa sisa gunungan yang jatuh ke tanah.karena berkeyakinan, hasil gunungan ini akan mendatangkan berkah dengan disimpan dan ditebarkan di sawah maupun ladang supaya tanaman subur, hasil panen melimpah.

Sekretaris Masjid Agung Solo, Abdul Basid mengatakan bertepana Maulid Nabi,dua pasang gunungan berisi sayuran dan bahan makanan tersebut dibagikan kepada masyarakat sebagai wujud syukur raja  kepada rakyatnya. Masyarakat tidak sabar untuk berebutan. Mereka khawatir tidak dapat, sehingga saling berebutan.
“Gunungan sebelum selesai didoakan tapi sudah diperebutkan. (Kami) sudah minta selesai didoakan dulu baru berebut,” jelas Abdul.

Sebelumnya, dua pasang gunungan,atau empat buah gunungan,ikirab dari kori kamandungan menuju halaman Masjid Agung.gunungan kakung atau laki-laki/berupa sayuran sebagai simbol kemakmuran.
sedangkan gunungan estri berisi rangkaian rengginang,yaitu panganan dari ketan,sebagai lambang kerukunan.ritual gerebeg Maulud ini digelar setiap tahun,untukmemperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.ritual
ini sekaligus menandai puncak perayaan sekaten yang digelar keraton kasunanan Surakarta..(AgB)

%d bloggers like this: