Cakrawala News
Portal Berita Online

Granat Makassar Minta Pihak Kepolisian Tingkatkan Pembrantasan Narkoba

0 45

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Berdasarkan hasil survei internal yang dilakukan terhadap narkotika di masa pandemi Covid-19 saat ini, ternyata peredaran barang haram tersebut di masyarakat mengalami kenaikan dengan berbagai modus baru dalam pendistribusiannnya.

Ketua Granat (Gerakan Anti Narkotika) Makassar Habibi meminta kepada pihak kepolisian meminta pemberantasan narkotika di Sulawesi Selatan di tingkatkan agar peredaran dan penyala guna narkoba bisa di berantas atau dihilangkan dengan  melakukan upaya penguatan dengan mengajak masyarakat untuk membantu dan mendukung pihaknkepolisian dalam upaya memutus rantai peredaran gelap narkotika tersebut.

“Saya berharap agar pihak kepolisian di Sulawesi selatan bisa meningkatkan kinerja dalam membrantas narkotika yang bisa dikatakan cukup besar beredar di Sulawesi selatan.”  ujar Habibi.

Tidak hanya itu, Habibi juga berharap jika masyarakat bisa turut berperan aktif dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayahnya masing-masing.

“Kami harap masyarakat nantinya bisa menjadi kepanjangan tangan dari pihak terkait khususnya di kepolisian supaya mereka bisa mensosialisasikan bahaya narkoba di lingkungannya, baik itu lingkungan kerja, lingkungan rumah tangga, termasuk di komunitas,” tambahnya.

Sementara itu, Reza Rivaldi salah seorang pemuda mengatakan bahwa pemberantasan narkoba di kota Makassar  harus lebih ditingkatkan lagi, karena menurutnya , generasi pemuda di kota Makassar sudah banyak terjerumus dengan baharang haram tersebut, Ia juga berharap, seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda bisa bebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Dari saya pribadi ingin sekali membuat generasi muda tidak akan mengenal narkotika. Indonesia sudah capai terutama generasi muda karena kita sudah dibodoh-bodohi terus oleh narkoba,” pungkas Diksuh Sapaan Reza.

Dari hasil data yang di himpun di BNN, provinsi Sulawesi Selatan menempati urutan ke 16 sebagai provinsi yang terbesar di Indonesia sebagai penyalahguna narkoba, yakni sebanyak 70 ribu lebih.(Rez)

Leave A Reply

Your email address will not be published.