Cakrawala News
Portal Berita Online

Gonjang- ganjing Pilkades Serentak Di Cianjur Mulai Memanas

1 141

CIANJUR-CAKRAWALA.CO – Gonjang- ganjing perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Cianjur mulai bermunculan.

Apalagi ajang kontestasi para calon Kepala Desa yang akan digelar serentak pada tanggal 17 Juli 2022 mendatang tersebut banyak bakal calon dari berbagai kalangan mendaftarkan diri.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Wanasari Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Jawa Barat. Dugaan”saling sikut” antar para calon kini mulai memanas. Bahkan kuat dugaan saling jegal dan saling laporpun juga terjadi.

H. Dedi Setiawan salah seorang calon kepala Desa Wanasari Kecamatan Agrabinta melaporkan keluhan keberatan ke DPRD Cianjur terkait dirinya yang sebelumnya dinyatakan lulus mengikuti kontestasi. Namun akhirnya dinyatakan tidak lolos oleh Panita Pilkades.

Dalam surat yang diterima cakrawala.co, H Dedi Setiawan bersama Supriyatna yang notabene bakal calon Kepala Desa Wanasari menyatakan keberatan dan tidak menerima terhadap hasil keputusan Panitia Pemilihan Kepala Desa Wanasari yang tidak melaksanakan tes akademik tanggal 12  Juni 2022 di Universitas Suryakencana.

Dalam surat tertanggal 12 Juni 2022 tersebut, kedua bakal calon tersebut menyatakan tidak dilaksanakannya tes akademis itu atas keputusan bersama hasil seleksi ulang para bakal calon yang dilaksanakan di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Cianjur tanggal 10 Juni 2022 lalu.

“Keputusan tersebut dihadiri DPMD, Asisten Daerah, Camat Agrabinta, Bagian Hukum Pemda Cianjur serta Panitia Pilkades,” ujar Dedi pada wartawan. Rabu (15/06/2022).

Dedi pun membuat surat ke panitia, bahkan tembusannya ke Bupati, DPMD, dan ke Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur, Hinga ke ketua DPRD. Hasil dari komisi A, tetap akan diusahakan supaya Pilkades serentak akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2022.

“Saya tanyakan alasannya apa tidak diloloskan untuk ikut Pilkades, alasannya apa, karena katanya ini harus dari BNN bukan dari labolatorium. Saya kan sesuai permintaan panitia dari BNN juga ada, tapi tetap tidak diloloskan,” ungkap Dedi.

Dedi juga mengaku dirinya tidak pernah menerima pemberitahuan bahwa dirinya dinyatakan tidak lolos. “Saya hanya mengetahui dari medsos,” katanya.

“Kami tidak pernah diundang untuk mengikuti proses penetapan bakal calon Pilkades di Desa Wanasari, Kami tidak pernah menerima secara langsung hasil penetapan bakal calon Pilkades di Desa Wanasari, Kecamatan Agrabinta, saya akan berjuang habis- habisan, dimana letak kesalahan saya,” tutupnya ***

editor : denihendra

Leave A Reply

Your email address will not be published.

1 Comment
  1. kiswa says

    this blog is very interesting

Leave A Reply

Your email address will not be published.