GMNI Komisariat Hukum UPR Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Insiden Mahasiswa Papua

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO ,- Pengurus Komisariat GMNI ( Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ) Fakultas Hukum Universitas Palangkaraya (UPR) memberikan pernyataan sikap terkait tindakan aparat terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang baru-baru ini.

Ketua GMNI Komisariat Hukum UPR Muhammad Enrico Hamlizar Tulis mengungkapkan di kaki burung Garuda ada tulisan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan semboyan Negara Republik Indonesia  yang memiliki arti dimana perbedaan bukanlah suatu penghalang untuk bersatu.

“Pahlawan kita telah banyak berjuang dan gugur untuk mempertahankan serta memerdekakan kesatuan negara kita tanpa memandang suku, ras, agama, dan golongan tertentu.”Kata Enrico kepada cakrawala.co, Sabtu (24/8/2019).

Menurutnya terjadinya insiden yang melukai perasaan para mahasiswa Papu tersebut pastut disayangkan dan menunjukan semua itu bahwa nilai-nilai Kebhinekaan sudah mulai luntur.

“Adanya kejadian beberapa waktu yang lalu membuat kita semua jadi sedih melihatnya. “ungkapnya.

Enrico juga menyebut pihaknya menyatakan sikap: 1. Mengecam segala bentuk rasisme dan diskriminasi terhadap masyarakat Papua. 2. Menyayangkan tindakan dari beberapa oknum Aparat Keamanan serta Ormas Ormas terhadap Mahasiswa Papua. 3. Berharap Aparat Keamanan untuk meminta maaf kepada masyarakat Papua .

“Jika tidak bisa sampai selesai kami dari GMNI Komisariat Hukum UPR Terhadap perlakuan Mahasiswa Papua, akan turun ke jalan untuk menyuarakan suara saudara kami di Papua.”tukasnya.***HT

Facebook Comments
%d bloggers like this: