Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Gepako DIY Siap Hadapi Siapa Pun Yang Anti dan Musuh Pancasila

0 139

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Gerakan Pasukan Anti Komunis ( Gepako ) menegaskan akan menghadapi siapan yang menjadi musuh Pancasila atau yang ingin mengganti Pancasila dengan idelogi lain untuk bangsa Indonesia. Hal terungkap dalam acara silaturahmi dan buka bersama Gerakan Pasukan Anti Komunis (Gepako) DIY dengan mengambil tajuk ‘Basmi Ideologi Komunis di Bumi Indonesia’ digelar di Gandung Pardiman Center (GPC) Numpukan Karangtengah Imogiri Bantul Yogyakarta, Sabtu ( 30/4/2022).

Panglima Besar Gepako DIY Gandung Pardiman mengatakan, Gepako dan Pembela Pancasila Sakti (PPS) harus bergerak membendung paham komunis. Karena sebenarnya disadari atau tidak Pancasila sudah diujung tanduk.

” Oleh karena itu, tidak saja masyarakatnya, pemimpin harus lebih menekankan bahwa Pancasila sebagai sumber hukum material yang diterjemahkan sebagai sumber hukum formal. Artinya bisa langsung menjadi pedoman- pedoman dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila,” ungkap Gandung Pardiman saat menyampaikan pidatonya.

Gandung menambahkan dengan adanya penjabaran seperti P4 zaman dulu akan diketahui
ciri-ciri komunis gaya baru itu. Bahkan mereka disinyalir menguasai sistem dan pengambilan kebijakan. Dengan kondisi sekarang ini kepada para pemimpin bangsa untuk bisa konsisten kata dengan perbuatan dalam memimpin negara ini.

“Oleh karena itu kita harus waspada terhadap bahaya laten terhadap musuh-musuh Pancasila, bangsa, negara NKRI,” ujarnya.

Oleh karena itu menurut Gandung mempertahankan Pancasila harus dilakukan secara sungguh sungguh.
Dahulu ada peristiwa tragedi pembunuhan G30 S PKI, dan hal tersebut mampu menusuk ditataran TNI. Sehingga memang harus pandai membaca masalah-masalah itu. Karena hal tersebut akan membantu dalam memerangi musuh-musuh Pancasila.

“Pancasila ini untuk menjaga keseimbangan hidup berbangsa dan bernegara yang melindungi satu sama lain untuk kejayaan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta, Suwandi DS ditemui usai memberikan tausiah mengatakan, dalam meredam komunis beberapa hal harus ditempuh.

“Gepako dan juga PPS harus mulai mendekati milenial. Sampaikan fakta sejarah bangsa Indonesia yang benar dan dilakukan terus menerus. Dengan demikian generasi bangsa ini akan tahu sejarah di Negara Indonesia,” tutur Suwandi.

Hadirnya Gepako dan PPS harus diapresiasi karena memang sebagai Garda terdepan dalam memerangi paham komunis di negeri ini. Oleh karena itu, bahaya komunis harus sampaikan kepada anak-anak sekarang. Karena anak anak kelahiran dekade 1990 an sampai sekarang belum tentu paham dan nyambung terkait informasi komunis.

“Sudah tidak nyambung, tidak paham bahayanya, termasuk latar belakangnya. Sehingga harus dijelaskan bahwa ideologi komunis itu yang berakar pada marxisme-leninisme. Komunis dimanapun akan merongrong bangsa, agama dan memang seperti itulah komunis diseluruh dunia,” pungkas Suwandi. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.