Gempa Bumi Tektonik 5,4 Magnitudo Mengguncang Kabupaten SBT, Tidak Berpotensi Tsunami.

SBT,MALUKU,CAKRAWALA.CO-Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 5.4 Magnitudo mengguncang Kabupaten Seram Bagian Timur Maluku Senin, (22/7/2019), pukul 19.06.59 WIT, berada di laut seram.

Informasi resmi yang bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi, hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan Magnitudo 5,4 yang selanjutnya dimutakhirkan menjadi Magnitudo 5,3.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Sunardi melalui rilisnya mengatakan Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,29 LS dan 131 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 60 km arah timur Kota Dataran Hunimoa, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku pada kedalaman 37 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Utara Seram.

Ia juga menjelaskan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Laut Seram ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik.

Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Bula dalam skala intensitas III-IV MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami”, jelas sunardi.

Hingga pukul 19.25 WIT, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Meskipun warga di kota bula sedikit panik lari keluar rumah akibat gempa tektonik ini, namun tidak terpengaru dengan isu tsunami.

Sunardi juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah”, himbau sunardi.

Sebelumnya Gempa pertama berkekuatan 3.8 Magnitudo di Maluku terjadi pada pukul 12.41 WIT. Tepatnya di 2.81 LS-129.83 BT atau 18 km Utara Kobisonta, Maluku Tengah atau 38 km Timur Wahai, Maluku Tengah.

Gempa berpusat di laut dengan kedalaman 37 km itu juga terasa di Kota bula Kabupaten SBT. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. ***lee.

Facebook Comments
%d bloggers like this: