Cakrawala News
Portal Berita Online

Gelontorkan Rp. 5 Miliar, Pemkab Garut Tambah Fasilitas Penanganan Covid 19

0 73

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO –Bupati Garut Rudy Gunawan didampingi Wakil Bupati Helmi Budiman meresmikan penambahan fasilitas penanganan Covid-19 di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr. Slamet Garut, Senin (25/1/2021).

Bupati Garut meresmikan 100 ruang perawatan baru dengan 20 ruangan perawatan intensif.

“Hari ini kita mengadakan pembukaan 100 ruang baru untuk pasien Covid-19, diantaranya 20 dilakukan dalam bentuk perawatan intensif, dengan menggunakan alat-alat canggih ini adalah alat-alat yang ada di setiap ruangan, ini ada dua puluh tempat,” kata Bupati Rudy Gunawan.

Rudy mengungkapkan, pihaknya telah meningkatkan tempat perawatan yang tadinya ada 100 bed (kasur) menjadi 200 bed untuk pasien Covid-19.

“Kita menaikkan tempat perawatan dari seratus bed menjadi dua ratus bed, nah kami tidak mengambil risiko ini adalah rujukan bukan yang untuk isolasi yang datang kesini itu adalah yang bener-bener mempunyai gejala,” ungkapnya.

Rudy menyebut, pihaknya juga telah menyiapkan ICU (Intensive Care Unit) untuk pasien Covid-19 yang sedang dalam kondisi darurat.

“Dan kita menyiapkan ICU untuk 20 (pasien), 10 persennya adalah yang bener-bener dalam kondisi yang sangat gawat kita menggunakan peralatan-peralatan yang sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan,” tutur Rudy.

Penambahan fasilitas ini, kata dia, menghabiskan dana kurang lebih Rp.6 miliar termasuk pembelian obat yang harganya sekitar 7,5 juta rupiah.

“Ini dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) menggunakan e-catalogue UPTD ( Unit Pelaksana Teknis Daerah) nilainya 6 miliar rupiah, 6 miliar itu pembelian sesuatu yang terdiri banyak lah termasuk obat yang (harganya) 7,5 (juta rupiah)” kata Rudy.

Tak hanya RSUD dr. Slamet, lanjut Rudy, ada juga rumah sakit lain yang digunakan sebagai rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 yang memiliki gejala.

“Dari yang 200 itu kan dari rumah sakit dr. slamet, kita masih ada 4 rumah sakit lagi, Intan Husada kemudian Annisa Queen, Nurhayati dan satu lagi adalah Guntur jadi kita ada lima. Kalau misalnya Medina dan Rusun itu namanya rumah sakit darurat itu bagi mereka isolasi yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah,” tukasnya.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.