Cakrawala News
Portal Berita Online

Gelar Rapindasus Golkar Pastikan Berkoalisi Dengan Gerindra Pilkada 2020

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Warih Andono meyakini rekomendasi Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) bakal diturunkan DPP Partai Golkar Maret 2020 mendatang. Hal itu, disampaikanya dikegiatan Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus), di Minggu 19 Januari 2020 di Sun Hotel Sidoarjo.

Selain itu, DPD Partai Golkar juga memastikan bakal berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk mengusung Babacup dan Bacawabup Sidoarjo itu. Hal ini lantaran jumlah perolehan kursi di DPRD Sidoarjo hanya 4 kursi. Numun jika ditambah dengan 7 kursi Partai Gerindra bakal terpenuhi 11 kursi di DPRD Sidoarjo.

“Karena sistem penjaringan di Golkar itu ada tahapannya. Kami yakin Maret rekom (rekomendasi) itu bakal sudah turun,” terang Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Warih Andono.

Lebih jauh, Ketua Fraksi Golkar ini merinci saat ini ada 4 Bacabup dan Bacawabup yang menyampaikan visi dan misinya. Sehari sebelumnya keempat calon itu juga sudah mengikuti fit and proper test. Keempat Bacabup dan Bacawabup itu adalah Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor), Bambang Haryo Soekartono (mantan DPR RI Partai Gerindra), M Taufiqulbar (mantan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014 – 2019) serta M Toriqul Huda (Kader DPD Partai Golkar Sidoarjo).

“Setelah tahap penjaringan Rapimdasus ini selesai maka bakal digelar survei mulai Pebruari untuk semua calon. Ada 10 lembaga survei yang digunakan diantaranya adalah LSI dan Pusdeham. Hasil survei untuk modal rapat pleno diperluas dengan DPD Golkar Jatim. Maka hasilnya akan dikirim ke DPP Partai Golkar melalui DPD Partai Golkar Jatim. Kami yakin rekomnya segera turun,” imbuhnya.

Warih memastikan jika untuk koalisi Partai Golkar bakal bergandengan dengan Partai Gerindra. Selain sudah ada kecocokan juga banyak pengurus dan sekretaris Partai Gerindra yang hadir dalam acara penyampaian visi dan misi itu.

“Kami yakin koalisi Golkar dan Gerindra akan memberangkatkan Calon Bupati dan Wabup pengganti kepemimpinan sekarang ini di Sidoarjo,” tegasnya.

Perwakilan DPD Partai Golkar Jatim, Adam Rusdy memaparkan masalah Pilkada Sidoajo bukan hanya soal koalisi dan kalah menang. Melainkan juga harus memikirkan masa depan Sidoarjo agar lebih baik.

“Calon yang punya popularitas dan elektabilitas itu yang diharapkan Golkar. Kalau tinggi popularitas dan elektabilitasnya itu memang dikehendaki masyarakat sidoarjo. Makanya harus melalui survei,” paparnya.

Sementara salah satu Bacawabup Sidoarjo, M Thoriqul Huda menegaskan jika Golkar hanya memberangkatkan calon diluar kader dan tanpa adanya kader, maka kurang seru (serem). “Kami akan mengusung program Sidoarjo Gemilang,” tandasnya. (Win)

 

%d bloggers like this: