Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Gegara Tak Responsif Usulan Dewan, Rapat Paripurna Ranwal RPJMD Kabupaten Blitar Batal

0 276

BLITAR CAKRAWALA.CO –Tidak responsifnya terhadap usulan-usulan DPRD diduga menjadi salah satu permasalahan hingga menyebabkan rapat paripurna Ranwal RPJMD Kabupaten Blitar yang sedianya digelar Sabtu (16/4/2021) malam kemarin akhirnya batal.

Meski anggota dewan yang datang memenuhi kuorum serta dihadiri Bupati Rini Syarifah dan Wakilnya Rahmat Santoso, rapat inipun akhirnya gagal dilaksanakan.

Bupati Rini Syarifah enggan memberikan komentarnya terkait hal itu. Ia bahkan langsung bergegas menuju mobil dinasnya. Demikian juga wakil Bupati Rahmat Santoso juga menjawab sekenanya tatkala ditanya awak media.

“Acaranya memang dibatalkan karena mungkin ada alasan tertentu, mungkin karena gempa,” jawabnya singkat.

Beberapa jurnalis mencoba menemukan jawaban atas batalnya agenda tersebut dimana hal itu untuk pertama kalinya dalam catatan dilaksanakannya paripurna.

Sugianto (Sugik), anggota dewan fraksi Gerindra yang berhasil ditemui wartawan menyebut, salah satu penyebabnya yakni janji politik Bupati Rini Syarifah dan Wakil Bupati Rahmat Santoso soal pendidikan gratis saat kampanye lalu yang akan menggratiskan biaya mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.

“Prakteknya apa ya bisa, terus uang dari mana,” kata Sugik saat dimintai keterangan usai batalnya rapat.

Ia mengatakan, janji politik tersebut juga belum tertuang di dalam Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 ini.

“Namun paling tidak, ketika itu tidak seperti itu juga harus jelas. Artinya, gratis itu dari tingkat apa sampai apa, atau dari SMP kah,” tanya Sugik.

Dia menyarakan, supaya di dalam menyusun kerangka RPJMD, juga memperhatikan beberapa hal, termasuk pokok-pokok pikiran yang dibawa anggota dewan selama melakukan Reses.

Ditambahkannya, Eksekutif harus menjalin hubungan yang harmonis dengan Legislatif. Karena menurutnya Legislatif merupakan unsur sebuah lembaga negara yang tidak bisa dipisahkan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

“Kan tidak etis atau tidak elok, ketika bupati dan wakil bupati sudah hadir namun rapat paripurna tidak jadi di laksanakan, gegara kurang responsif terhadap usulan dewan. Hal-hal seperti inilah ke depan jangan sampai terulang kembali,” tandas Sugik.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Mujib SM menambahkan, hal lain yakni termasuk penanganan masalah tambang galian C (pasir) yang penanganannya juga dipertanyakan dan belum tercantum dalam dokumen Ranwal RPJMD.

Menurut Mujib, galian C merupakan potensi kekayaan yang bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk juga terkait upaya mengatasi kelangkaan air di Blitar selatan juga belum ada rencana kongkrit yang tertuang dalam dokumen Ranwal RPJMD tersebut.

“Termasuk juga masalah badan usaha milik desa (BUMdes) yang nomenklaturnya belum jelas,” beber wakil ketua Mujib, Sabtu (17/4/2021) melalui whatsApp.

Menurut rencana, rapat paripurna Ranwal RPJMD Kabupaten Blitar yang batal dilaksanakan tadi malam akan dilaksanakan Sabtu (17/4/2021) pukul 20.00 WIB malam ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.