Cakrawala News
Portal Berita Online

Gedung Baru Pusat Diagnostik RSUD dr. Slamet Garut Mulai Dibangun

0 57

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat terus melakukan upaya menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di RSUD dr. Slamer Garut, salah satu membangun gedung baru pusat diagnostik untuk mempermudah pelayanan bagi warga masyarakat.

Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut, Willy Indrawillis, mengatakan, gedung baru yang sedang dibangun tepat di seberang RSUD akan dijadikan gedung pusat diagnostik.

“Itu nanti ada pusat diagnostik yang canggih-canggih, basement-nya ada (tempat) parkir, (lantai) dua dan tiga sama (ruang) rawat inap sama gedung diagnostik,” ujar Willy saat ditemui di RSUD dr. Slamet Garut, Jum’at, (13/11/2020).

ads bukopin

Willy menyatakan  digedung pusat diagnostik akan dilaksanakan  beberapa jenis pelayanan yang sebelumnya tidak ada di RSUD dr. Slamet Garut.

“Pusat diagnostik di situ, kayak misalkan pasang ring jantung, itu nanti disini gak usah ke Bandung lagi,” ujarnya didampingi Wakil Direktur Keuangan, Erna Sugiarti.

Willy berharap untuk bisa merealisasikan pembangunan pusat diagnostik ini, perlu dukungan dari semua pihak, termasuk dari Pemerintah Daerah.

“Kami juga memang butuh dukungan semua pihak, termasuk dari kabupaten untuk APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Alhamdulillah tahun depan kita dapat APBD, karena (pembangunan) gedung depan itu empat tahap, tahap satu dari pusat anggarannya, tahun depan dari APBD, nah dua tahap lagi kita sedang mencari,” ungkap Willy.

Wiliy berharap ke depannya RSUD dr. Slamet ini bisa menjadi pusat pengembangan ilmu dan bisa menjadi pusat rujukan di priangan timur.

“Jadi ke depannya yang datang ke kami tidak hanya untuk berobat, tetapi kami ingin menjadi pusat pengembangan ilmu, pusat penelitian, pusat pendidikan, dan juga kita ingin menjadi pusat rujukan yang kita targetkan ke depannya menjadi pusat rujukan priangan timur. Sehingga nanti masyarakat Garut ataupun masyarakat di priangan timur tidak perlu datang ke Bandung atau ke Jakarta untuk pemeriksaan tindakan-tindakan yang lebih canggih,” pungkasnya.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.