Cakrawala News
Portal Berita Online

Gebyar UMKM Emak-Emak Preneur di Sleman Buktikan Usaha Mikro Meningkat Tajam

0

Sleman, Cakrawala.co, – Selama pandemi covid-19 dua tahun terakhir jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY ) justru meningkat sangat tajam yakni dari 68 ribu unit menjadi 90 ribu unit.

“Ini membuktikan, bahwa sektor UMKM lah memiliki peranan signifikan menggerakkan perekonomian di masa pandemi covid-19. Tanpa kehadiran mereka, tidak tahu seperti apa perekonomian kita,” ujar Danang Maharsa, Wakil Bupati Sleman, saat membuka Gebyar UMKM Emak-Emak Preneur di Waroeng Belik, Sabtu ( 18/12).

Oleh karena itu, Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Managemen Waroeng Belik, yang telah memberi kesempatan para pelaku UMKM di DIY untuk saling bertemu, menggelar produk, dan saling bekerjasama membangun pasar baik di tingkat lokal maupun regional.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman, saya sampaikan ucapan terimakasih karena ada pelaku usaha besar seperti Waroeng Belik berkenan mendorong pengusaha kecil. Kami juga akan terus memberi dukungan maksimal untuk kegiatan semacam ini,” katanya.

Karena menurut Danang Maharsa, pembinaan terhadap pengusaha UMKM untuk meningkatkan kualitas produksi, dan jaringan pasar, bisa dilakukan melalui pertemuan bazar atau semacamnya. “Bertemunya para pengusaha UMKM ini bisa menjadi ajang saling belajar meningkatkan kualitas produk, membangun jaringan pasar, bahkan bekerjasama,” ujarnya.

Bebyar UMKM Pakem Sleman

Meskipun tugas tersebut sebenarnya juga menjadi tanggungjawab pemerintah melalui dinas terkait untuk melakukan pembinaan dan dorongan agar kualitas semakin meningkat, pemasaran makin berkembang, dan seluruh kebutuhan perizinan menjadi mudah dan cepat, lanjut Danang Maharsa.

Sementara Owner Waroeng Belik, Heny Suryani, dalam sambutannya menyatakan, Gebyar UMKM Emak-Emak Preneur di Waroeng Belik seperti ini akan terus dilakukan guna menggairahkan sektor UMKM di wilayah DIY.

“Kami akan terus melakukan Bazar UMKM semacam ini, sebagai kewajiban terhadap para pengusaha UMKM agar semakin maju makin berkembang dan terus meningkat. Sebenarnya kami sekedar memberi ruang dan menyiapkan dukungan agar kegiatan ini terselenggara dengan baik, aman dan lancar, sedang penyelenggara kegiatan ini dilakukan oleh para pengusaha UMKM itu sendiri,” katanya.

Dalam event Gebyar UMKM Emak-Emak Preneur kali ini misalnya, pesertanya berasal dari 5 kabupaten dan kota, ketua panitianya bahkan dari Kabupaten Kulon Progo, kemudian panitia lainnya dari Sleman, Bantul, Gunung Kidul serta Kota Yogyakarta, jelas Heny Suryani.

Gebyar UMKM Emak-Emak Preneur di Waroeng Belik akan digelar hingga Minggu 19 Desember 2021 dan akan ditutup dengan lokakarya tentang teknik promosi, marketing on line dan teknik pengambilan gambar ( foto ) produk untuk promosi.

“Gebyar UMKM Emak-Emak Preneur di Warung Belik akan ditutup Minggu (19/12) besuk, dengan agenda lokakarya pemotretan produk untuk promosi, “ kata Indri Widayanti, Panitia Gebyar UMKM Emak-Emak Preneur di Waroeng Belik kepada pers.

Indri Widayanti mengatakan, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan di berbagai tempat karena dukungan terhadap event ini sungguh luar biasa. Bahkan sejumlah top eksekutif hotel-hotel berbintang berkenan hadir, para pejabat pemerintah dari berbagai kabupaten dan kota juga memberi suport penuh.

“Ada peluang yang ditawarkan oleh para top eksekutif hotel-hotel berbintang, dan sejumlah pengusaha besar, untuk menggelar event semacam ini setelah mereka melihat secara langsung event ini benar-benar riil memberi manfaat kepada para pelaku UMKM di DIY,” katanya. (gon)

Leave A Reply

Your email address will not be published.