Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Garut Suplai Kebutuhan Anjing di Pulau Sumatra

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO ,- Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, mencatat Kabupaten Garut sebagai salah satu Kabupaten pensuplai Hewan jenis Anjing dengan kualitas yang banyak diminati para penggemar ajing dari berbagai daerah terutama pulau Sumatra.

Menurut Kepala Badan Karantina Kementan Pertanian Ali Jamil spesies Anjing dari Kabupaten Garut menurut dan dan informasi yang didapatnya paling banyak diminati kalangan penggemar anjing dari daerah lain.

“Terutama ke pulau Sumatra  banyak anjing dari Garut yang diperdagangkan,” Kata Ali Jamil kepada wartawan saat pencanangan pemberian vaksin bagi Hewan Penyebar Rabies (HPR) di SOR Ciateul Tarogong Kidul Garut, Kamis (9/7/2019).

Ia menyebut berdasarkan  hasil pemantauan Kantor Karantina Cilegon yang memantau penyeberangan hewan di Pelabuhan Penyeberangan Merak banyak spesies Anjing berasal dari Garut.

“Kebanyakan ke Sumatera Barat, untuk kepentingan berburu babi, karena di sana daging babi hasil buruannya juga sudah bisa diekspor ke Vietnam,” ungkapnya.

Ali menyatakan Balai Karantina memastikan penyebaran hewan hingga keluar pulau tersebut tidak sampai menyebarkan penyakit seperti rabies, karena selama ini pihaknya terus melakukan vaksinasi bagi hewan HPR termasuk  di Garut secara gratis.

“Garut ini menjadi daerah pengirim anjing kedua terbesar ke Sumatera, yang pertama adalag Sumedang sehingga kita menaruh perhatian penuh ke Garut ini,”ujar Ali.

Ali menambahkan  tujuan pemberian vaksin tersebut untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa rabies dapat dicegah penyebarannya dengan penerapan vaksin yang disiplin dan berkelanjutan.

“kami melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Garut telah menyediakan 5.500 paket suntikan anti rabies gratis untuk mengantisipasi penyebaran penyakit rabies di Garut.”katanya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Barat Tatang Padmadinata jumlah 5000 Vaksin tersebut semuanya berasal dari dari  Badan Karantina sebanyak 2.000 vaksin, Dari Dinas Peternakan Provinsi 2.500 vaksin dan Pemkab Garut sebanyak 1.000 vaksin.

“diharapkan penyebaran rabies di Garut bisa tertanggulangi. Apalagi, jumlah populasi anjing di Garut yang belum diberi vaksin juga tidak sampai 5.000 ekor.”ungkap Tatang.

Ia menilai  populasi (anjing) yang terpelihara di Garut sekitar 5.000 ekor jauh lebih sedikit dari jumlah vaksin yang telah disiapkan pihaknya.

“untuk program Jawa Barat bebas rabies pihaknya telah menyiapkan 40.000 dosis vaksin rabies. Sebanyak 2.500 dosis di antaranya diberikan untuk Kabupaten Garut.”imbuhnya.***jmb

Facebook Comments
%d bloggers like this: