Cakrawala News
Portal Berita Online

Garut Persiapkan 400 ASN Jadi Relawan Gugus Tugas Covid-19

0 21

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan pihaknya sudah mendata dan segera menugaskan sebanyak 400 Aparatus Sipil Negara (ASN) dari dinas dan intansi dilingkungan Pemkan Garut dalam upaya meminimalisasi penyebaran Covid-19.

“Pemerintah Kabupaten Garut akan membuat gerakan besar denga membentuk 400 Sukarelawan Gugus Tugas Covid-19. Selain bertugas membantu Gugus Tugas Percepatan Penangara Covid-19 Kabupaten Garut dalam memutus rantai penularan covid 19, juga diberi tugas melaksanakan disiplin protokol kesehatan di lingkungan masyarakat sesuai Perbup Garut No.47 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.”Kata Bupati Rudy Gunawan, Senin (14/9/2020).

Menurut Bupati Rudy ke 400 relawan itu akan dipimpin langsung Wakil Bupati Garut Helmi Budiman “Mereka adalah para pegawai dan ASN dari masing-masing Dinas dan Badan. Nanti SKPD mengutus 5-10 orang yang nantinya turun ke lapangan secara bergantian yang akan melakukan tugas khusus pendisiplinan masyarakat.”ungkapnya.

ads bukopin

Agar lebih masif, lanjut Rudy  jajaran di bawah akan dikomandoi oleh Camat beserta Tim PKK dan Dharma Wanita hingga tingkat desa.

“Saya minta hari Kamis (17/9/2020) seluruh sukarelawa melaksanakan apel dengan memakai kaos lengan panjang,”kata Rudy  di hadapan para pejabat dalam kesempatan memimpin apel pagi gabungan di Lapang Setda Kabupaten Garut.

Rudy menegaskan meski secara umum Kabupaten Garut ada di zona orange, namun Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri bertekad untuk melakukan langkah besar untuk meminimalisasi penyebaran covid-19.

“Kami mewajibkan minimal 10 dari masing-masing SKPD untuk menjadi sukarelawan, karena yang akan kita sasar sekarang ini adalah disiplin protokol kesehatan sesuai Perbub No. 47 Tahun 2020,” ucapnya.

Rudy menambahkan, Perbup itu sebenarnya mempunyai dua tema besar, yaitu pendisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan. Dari dua tema itu, yang didahulukan adalah pendisiplinan.

Bupati juga minta setiap SKPD mengupayakan ada kendaraan khusus dengan menggunakan uniform, dilakukan secara bergantian. “Lebih banyak lebih bagus, tapi tidak mengganggu pelayanan,” ujarnya. Bila gerakan itu berhasil, Rudy berharap akan dapat meminimalisasi penyebaran covid-19.

Selain pembentukan sukarelawan, Pemkab Garut, kini telah menyiapkan Gedung Puspa Utama dengan 100 ruangan isolasi. Pihaknya juga akan membagikan 250 ribu masker bantuan dari Dinas Koperasi dan KUKM Provinsi Jawa Barat, yang akan dibagikan melalui SKPD, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, hingga kelurahan yang memiliki tingkat infeksi yang tinggi.

“Pemetaan implementasi di lapangan di bawah koordinasi tim surveilans dari Dinas Kesehatan,” pungkasnya.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.