Cakrawala News
Portal Berita Online

Gandeng Pewakaf Untuk Memperluas Tempat Ibadah, Lurah: ‘Kita Sondingkan Melalui Subsidi Silang’

0 3

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Keberadaan Mushola Nurul Huda yang semula memiliki luas tanah 23 meter persegi, saat ini diperluas menjadi 150 meter persegi. Mushola tersebut terletak dibilangan Jalan Menteng Jaya RW 08, Menteng, Jakarta Pusat.

Sekedar diketahui, perluasan Mushola Nurul Huda ini diketahui publik pada saat penyerahan sertifikat yang merupakan bagian dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Langsung (PTSL) kurang lebih sebanyak 500 sertifikat. Dua diantaranya sertifikat Mushola Nurul Huda dan Mushola Amantubila yang diserahkan langsung oleh Camat Menteng, Edy Suryaman kepada pengurus Mushola kemarin, Senin (17/06/2019).

Sementara, Lurah Menteng, Agus Sulaeman membenarkan, bahwa perluasan Mushola Nurul Huda didorong karena ada warga Menteng sebagai pewakaf yang secara sukarela membiayai keseluruhan pembangunan perluasan Mushola Nurul Huda.

“Penyerahan sertifikat wakaf Mushola Nurul Huda dan Mushola Amantubila secara simbolis diserahkan langsung Camat Menteng, Edi Suryaman kepada pengurus Mushola,” ucap Agus Sulaeman didampingi Sekretarisnya Dedy Tjahyady, Selasa (18/06/2019).

Rencananya, pembangunan Mushola Nurul Huda dengan luas tanah 150 meter persegi ini berlantai tiga dilengkapi dengan TPA 40 meter persegi.

Menurut Agus, proses pembelian tanah dan pembangunan Mushola tersebut, selain dibiayai dari nilai ganti wajar proyek Doubel-Doubel Track (DDT) sebesar Rp. 600 juta dan hibah dari Balai Teknik Perkeretaapian sebesar 200 juta serta wakaf dari salah satu warga yang tinggal di Jalan Diponogoro sebesar 1,5 milyar.

Upaya ini, sambung Agus tidak terlepas dari peran serta dari pihak kelurahan Menteng dalam menggali potensi wilayah untuk kepentingan warga masyakarat.

“Kelurahan Menteng memiliki wilayah yang secara ekonomi mapan di 4 RW. Tapi ada juga kawasan padat di 6 RW yang memiliki kerawanan sosial meliputi Menteng Tenhgulun, Menteng Jaya. Jadi kita sondingkan melalui subsidi silang dari kawasan elit dan tertata ke kawasan padat penduduk. Kajiannya dilihat dari sudut pandang berbagai aspek,” paparnya. (Van)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: