Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Gak Jelas, Sebut Sehari 10 Pemakaman Akibat Covid-19, Kabid Kedaruratan Dan Logistik BPBD Ponorogo Dikecam Netizen

0 2,043

Ponorogo,Cakrawala.Co – Pemberitaan diberbagai media terkait melonjaknya angka kematian tertinggi di Jatim dalam jumlah sehari 10 korban meninggal dunia akibat covid-19 pada hari Rabu (28/4) membuat masyarakat Ponorogo heboh diberbagai jagad medsos baik facebook maupun whatsapp, pada Sabtu (1/5/2021).

Kehebohan berita yang sudah dipublikasikan di berbagai media, kamis (29/4/2021) membuat masyarakat Ponorogo bertanya-tanya dan meragukan kevalidan data korban meninggal akibat covid 19 itu, lantaran data yang disebutkan oleh salah satu Kabid BPBD dan Dinkes Ponorogo tidak sesuai dan berbeda.

Disebutkan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono di disalah satu media bahwa pemakaman yang dilakukan BPBD kemarin pada hari rabu (28/4/2021) yang terbanyak, ada 10 korban mulai pukul 00.01 WIB sampai 24.00 WIB.

Sebelumnya, kata dia yang pecah rekor pada tanggal 1 april 2021 ada 8 korban covid-19 yang dimakamkan. Kemudian tanggal 5 april 2021 ada 9 yang dimakamkan. Sementara tanggal 29 april 2021 sampai pukul 12.00 ada 3 yang dimakamkan.

Melalui data yang diunggah di Instagram Dinas Kesehatan Ponorogo tertulis pada hari Rabu (28/4/2021) korban meninggal akibat covid-19 sebanyak 3 orang, hari kamis (29/4/2021) 5 orang.

Bahkan data yang disampaikan Setyo Budiono Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD di salah satu media online sempat menjadi perguncingan karena data yang disampaikan tidak jelas.

Seperti salah satu netizen bernama Annas Karunia Illahi mengunggah link berita dan data dari Dinas Kesehatan Ponorogo dalam cuitannya di group facebook Ponorogo Comunity Reborn dengan mengatakan,”aku rak tek paham data, mohon pencerahannya… rabu 10 korban… 1 April 8 korban, tapi nang Dinkes datane kok rangasi sak mono… carane ngitung tabel2 ngunu kui jane piye…aku warahono… , “ungkapnya.

Selain itu Netizen bernama Dimas Sanjaya dalam cuitannya mengatakan,”menurutmu secara kasat mata penglihatan, tanpa ilmu tenaga dalam kui enek sing rubah po gak lur? nek slang beberapa jam rubah2 koyo omongane mantan aeh,”tuturnya dalam komentar di facebook itu. (Nov/rd).

Leave A Reply

Your email address will not be published.