Cakrawala News
Portal Berita Online

Flash Athletics Club Ajibarang Jaring Anak Difabel

0 367

BANYUMAS. JAWATENGAH. CAKRAWALA.CO – Sebagai salah satu club atletik di Banyumas, Flash Athletics Club Ajibarang bukan hanya menerima anak didik dengan kondisi fisik normal, namun Anak Berkebutuhan Khusus atau difabel bisa mengikuti latihan dalam mengembangkan bakat dibidang olah raga lari tersebut. Terlebih dengan program difabel yang bisa diikuti dengan tidak mengeluarkan biaya alias gratis. Hal tersebut disampaikan oleh pelatih Flash Athletics Club Ajibarang, Winda Prasepty, Kamis (22/10) di Ajibarang.

Winda menjelaskan, ada empat program unggulan yang ada di Flash Athletics Club yaitu program prestasi, program pembinaan jasmani, program kesehatan dan program difabel. Dari empat program tersebut, program prestasi dan difabel tanpa dikenalan biaya atau gratis. Sementara untuk kelas dimulai dari SD, SMP, SMA sampai senior.

“Kalau program pembinaan jasmani yaitu untuk meningkatkan kondisi fisik seperti untuk mendaftar di kepolisian atau tentara, harus kondisi fisik yang bagus. Program kesehatan adalah bagaimana kita berolahraga untuk memaintenance atau menjaga agar tubuh selalu bugar setiap hari. Dua program tersebut ada biayanya. Namun untuk program prestasi dan difabel menjaring anak dengan bakat dibidang olah raga atletik,” jelas Winda, yang sudah mengantongi sertifikat dari IAAF (sekarang World Atheltics).

ads bukopin

Untuk tempat kegiatan tersebut, Winda mengatakan, latihan rutin dilaksanakan setiap hari senin sampai jumat pukul 16.00 sampai 18.00 di lapangan Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang. Selain di lapangan, latihan juga dilakukan disalahsatu tempat kebugaran masih di Ajibarang. Untuk prestasi sudah banyak dihasilkan seperti Saptoyogo Purnomo peraih medali emas Asean Paragames,
Riko Adi prayogi peraih medali emas Popnas, Kelpin Setiadi peraih medali perunggu Pomnas dan Akmal Farkhan peraih medali perunggu O2SN tingkat Nasional.

“Saat ini anak didik kami ada 30 anak. Klub ini didirikan oleh Nur Efendi pada tahun 2008 dan hanya ada lima anak yang ikut. Untuk masyarakat yang berminat untuk bergabung bisa datang langsung ke lapangan desa Pancurendang saat jam latihan,” pungkasnya. (Agus Munandar/cakrawala.co)

Leave A Reply

Your email address will not be published.