Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Film Anak Garuda, Kisah Perjuangan Generasi Milenial

Jakarta, Cakrawala.co,- Sebuah film anak muda akan segera diluncurkan berjudul “Anak Garuda.’ Film ini digarap oleh Buttrerfly Pictures dengan sutradara Faozan Rizal.
Film ini menceritakan kisah perjuangan anak muda bernama Julianto Eka Putra membangun sekolah Selamat Pagi Indonesia bagi anak-anak yatim, piatu, miskin dan termarjinalkan. Melalui sekolah ini mereka mengubah nasib dan memutus mata rantai kemiskinan di keluarga mereka sehingga menjadi wirausahawan dengan omset milyaran rupiah. Perjuangan mereka tak kenal menyerah, dan bersinergi mengatasi perbedaan untuk maju bersama.
Penulis Skenario Alim Sudio mengaku sangat terkesan dengan semangat para siswa di Sekolah SPI. “Film ini sendiri kami targetkan untuk menyentuh berbagai kalangan, baik kalangan muda, maupun kalangan orang tua, guru dan para pemimpin. Bagi anak-anak muda, film ini akan menginspirasi mereka untuk memiliki spirit Anak Garuda yang tangguh dan pantang menyerah, memiliki mental warrior yang siap menaklukan setiap masalah dalam hidup. Bagaimana membangun team work dan persahabatan, menjadi pemimpin yang bersahaja.
Bagi orang tua, guru dan pemimpin, film ini mengisahkan bagaimana Julianto Eka Putra sebagai mentor memiliki metode yang unik dalam menangani anak-anak yatim piatu dengan banyak luka batin dan kepahitan hidup, lalu mentransformasi mereka menjadi pribadi yang bernilai,” ungkap Alim Sudio.
Sebelum diangkat ke layar perak, kisah petualangan “Anak Garuda” juga sudah bisa dinikmati dalam bentuk webtoon. Komik digital ini telah tayang di kanal Line Webtoon berjudul “Anak Garuda” sejak 17 Mei 2019 lalu. Cerita episode terbaru terbit setiap hari Jumat, dan totalnya ada 24 chapter yang akan ditayangkan selama 6 bulan, sejak penayangan perdana di bulan Mei.
Tujuh bintang muda yang tengah bersinar pun diminta memerankan tujuh tokoh nyata ini. Tissa Biani akan berperan sebagai Sayidah, Violla Georgie sebagai Yohana, Ajil Ditto sebagai Robet, Clairine Clay sebagai Olfa, Geraldy Kreckhoff sebagai Wayan, Rania Putrisari sebagai Sheren, Rebecca Klopper sebagai Dila dan Kiki Narendra yang berperan sebagai Koh Jul, atau Julianto Eka Putra.
“Selama ini, jika bicara kepahlawanan, kita cuma merujuk pada pencapaian generasi-generasi sebelum kita, menarik sekali jika sekarang kita mengubah pandangan dan melihat siswa-siswi Sekolah SPI ini mampu menunjukan bahwa millennial juga bisa jadi pahlawan, tentunya jika mau berjuang untung mengubah nasibnya dan masyarakatnya. Tentunya kisah mereka juga menjadi kisah yang menarik untuk disaksikan,” tutup Alim Sudio. (red).

Facebook Comments
%d bloggers like this: