Festifal Seni Anak Se Surabaya, Gali Potensi Anak Sejak Dini Sebagai Bekal Masa Depan

SURABAYA, CAKRAWALA.CO-Festival seni anak se kota Surabaya digelar oleh universtitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bekerjasama dengan pemkot Surabaya. Festifal seni anak ini diantaranya lomba mewarnai dan pensta seni tari.  Acara yang digelar di sebuah mall di Surabaya ini bertujuan untuk menggali dan menananmkan skil sehingga di masa mendatang mereka bisa memiliki kemampuan yang baik.

Ratusan anak-anak usia dini mengikuti festifal seni anak yang digelar mahasiswa prodi guru Paud Unusa bekerjasama dengan pemkot Surabaya. Mereka yang mengikuti acara tersebut merupakan siswa didik dari 183 sekolah Paud dan taman kanak-kanak se kota Surabaya.

Festifal seni anak  diantaranya lomba mewarnai pada gambar yang telah ditentukan oleh panitia. Menariknya, dalam lomba mewarnai ini anak-anak diperkenankan berkreasi sendiri memberi warna sesukanya, namun ada juga anak-anak yang bekerja sama dengan orang tuanya untuk memberi warna pada gambar.

Tak hanya mewarnai gambar, namun anak-anak ini juga menunjukkan aksinya melalui seni tari yang mereka bawakan. Aksi lucu pun diperagakan anak-anak tersebut sehingga mengundang tawa orang tua dan para pengunjung mall yang lewat.

Menurut ketua dhrama wanita persatuan kota Surabaya, Iis Hendro Gunawan, festifal seni anak ini cukup penting bagi tumbuh kembang mereka di masa mendatang. “Anak-anak ini ujung tombak negeri ini di tahun emas naanti, seratus tahun Indonsia mendatang. Mereka harus memiliki skil yang menunjuang kemampuan mereka di masa mendatang,” ujar Iis Hendro Gunawan.

Sementara itu, rektor Unusa Profesor Achmad Jazidie mengatakan diharapkan dengan acara ini para mahasiswanya mengetahui secara langsung dan konkrit persoalan dalam pendidikan Paud. “jadi, kami berharap mereka bisa mengetahui persoalan kongkrit di dunia pendidikan anak-anak Paud. Dengan begitu mereka bisa paham apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan,” ucapnya.

Dengan kegiatan festifal seni anak se kota Surabaya ini, bagi mahasiswa selain untuk memahami dan mengenali problem konrit pindidikan paud, mereka juga memenuhi tugas akhir mata kuliah seni lukis, tari dan seni rupa. Namun yang terpenting para mahasiswa mampu menerapkan ilmunya saat mereka nanti terjun ke dunia kerja, terutama dunia pendidikan Paud. (gibran/win)

Facebook Comments
%d bloggers like this: