Cakrawala News
Portal Berita Online

Fakta Kecelakaan Bus Rombongan Wisata Bantul DIY Yang Menewaskan 13 Orang

0 54

 

Yogyakarta Cakrawala.Co,-Bus rombongan wisatawan mengalami kecelakaan di Bukit Bego, Padukuhan Kedungbueng, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022). Mengakibatkan 13 orang meninggal.

 

 

 

Dalam kecelakaan tersebut, Bodi sisi kanan bus pariwisata bernopol AD 1507 EH remuk usai menabrak tebing di Bukit Bego. Bantul.DIY. Sedangkan kaca bagian depan pecah, beberapa kursi tampak hancur.

 

Salah seorang saksi mengaku Bus nahas itu sempat kehilangan kendali sebelum menabrak tebing,Penumpang bus terpelanting.”Jadi sebelum kecelakaan itu saya lihat dari atas, posisinya berusaha ngerem, sudah bunyi ces ces. Kemungkinan tidak nutut (sampai) dia sudah oleng, kecepatan rata-rata 80 kilometer,” kata saksi Muhammad Elko Pasa (36) di sekitar kawasan Bukit Bego, Minggu (6/2/2022).

 

Saat itu, Elko sedang berhenti di tepi jalan untuk menolong ibu-ibu yang kendaraannya mogok di dekat Bukit Bego. Warga Kapanewon Imogiri itu mengaku sempat memberi kode kepada sopir bus agar mengerem.

“Karena bus dari belakang itu goyang kanan kiri lagi yang belakang nabrak tebing. Bagian belakang terbang nabrak tebing,” imbuh Elko.

Menurut Elko benturan itu terdengar sangat keras. Tak hanya itu, Elko menyebut ada beberapa penumpang yang terlempar keluar setelah terjadi benturan.

“Posisi saya di atasnya (posisi bus) dan itu bukan benturan lagi. Itu udah kayak ledakan, duar! Karena dia (bus) utuh kena tebing utuh,” ucapnya.

“Setelah bus nyungsep baru ada jeritan minta tolong. Ada yang terlempar keluar penumpangnya. Bus nyungsep ke bawah. Posisi depan bus parah karena nyungsep. Yang terlempar bapak sama ibu-ibu saya lihat cuma dua. Karena liatnya agak jauh, sekitar 70 meter dari lokasi,” lanjut Elko.

 

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih kepada wartawan di Bantul, Minggu (6//2022).Menjelaskan,”Kami merawat pasien di beberapa RS. Di RS Panembahan Senopati, 20 orang dirawat, 7 meninggal, 4 luka berat, 2 luka sedang, dan 7 luka ringan. Di RS PKU Bantul 5 MD (meninggal dunia), dan di RS Nurul Hidayat, 1 MD. Sehingga total 13 MD (meninggal dunia), lainnya luka sedang, berat, dan ringan. Sisanya selamat,” katanya.

 

Pemkab Bantul hari ini melakukan perawatan intensif pasien di seluruh RS utamanya. Untuk korban ringan, jika memungkinkan dipulangkan ke Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Korban selamat dipulangkan ke Sukoharjo dengan kendaraan yang disediakan Pemkab Bantul.

“(Informasi) Yang kami terima, polisi masih penyelidikan. Ini rombongan piknik dari perusahaan konveksi di Sukoharjo, konveksi rumahan,” ujar Abdul.

 

 

Kapolres Bantul AKBP Ihsan saat memberikan keterangan di Mapolres Bantul, Minggu (6/2/2022) malam.Menerangkan, kronologis kecelakaan bus tersebut, dimana pada saat bus wisata PO Gandos Abadi yang merupakan rombongan family gathering dari salah satu perusahaan konveksi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah melakukan kegiatan wisata. Rutenya dari Breksi (Kabupaten Sleman), Hutan Pinus (Mangunan) dan terakhir Parangtritis,” ujarnya.

Dari Hutan Pinus, lanjut Ihsan, bus melewati jalur Imogiri-Dlingo. Namun saat melewati kawasan Bukit bego, bus tidak kuat menanjak hingga sebagian penumpang terpaksa turun.

Saat lewat di jalan turunan, Ihsan menyebut jika sopir bus sudah menunjukkan gelagat panik. “Setelah bisa naik, kemudian penumpang naik kembali dan pada saat turunan tersebut kendaraan melaju turun dan tiba-tiba oleng. Jadi kendaraan oleng, menabrak utara jalan dan ringsek” ucapnya.

 

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, ada saksi yang melihat sopir dalam keadaan panik sambil memainkan persneling. Hal itu menunjukkan adanya indikasi rem blong saat bus melaju di jalan menurun.

 

“Dari keterangan, saksi melihat sopir panik sambil mempermainkan persneling. Sehingga ada indikasi rem blong sehingga main persneling gigi saat turun ke bawah,” ujar Ihsan.

 

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY menurunkan traffic accident analysis (TAA) terkait kecelakaan bus pariwista di Bukit Bego, Padukuhan Kedungbuweng, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul. Hal itu untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan 13 penumpang tersebut.

Kini polisi masih mendalami kecelakaan maut bus di Bantul yang menewaskan 13 orang. Saat ini Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY masih mendalami hasil olah TKP dengan menggandeng Korlantas Mabes Polri.

 

Diberitakan, bus rombongan wisata perusahaan konveksi mengalami kecelakaan di Bukit Bego, Padukuhan Kedungbueng, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, saat  hendak berwisata ke Parangtritis, Bantul. Minggu (6/2/2022) siang. Total 13 orang tewas dalam kecelakaan ini.

Lima korban kecelakaan bus pariwisata di Bukit Bego, Imogori, Bantul dimakamkan dalam satu liang lahad. Kelima korban tersebut kesemuanya merupakan warga Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.13 korban yang tewas tersebut, salah satunya Pengemudi bus atas nama Ferianto (38) dan Jenazah sopir dievakuasi ke PKU Muhammadiyah Bantul.(Agung Bram).

Leave A Reply

Your email address will not be published.