Cakrawala News
Portal Berita Online

Fakta 40.000 Tenaga Kerja di Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik

0

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Rekrutmen tenaga kerja sebanyak 40.000 orang pada pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di kawasa  JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur menjadi buah bibir usai groundbreaking oleh Presiden Jokowi Oktober 2021 lalu.

PT Chiyoda International Indonesia telah ditunjuk sebagai perusahaan kontraktor untuk melakukan pekerjaan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) di tahap konstruksi dengan melibatkan 40.000 pekerja selama masa konstruksi.

40.000 tenaga kerja (secara kumulatif) tersebut direkrut melalui perusahaan kontraktor, di mana PTFI juga mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat Gresik untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu.

40.000 tenaga kerja tersebut dibutuhkan  selama masa konstruksi sejak groundbreaking PTFI oleh Presiden Jokowi pada Oktober 2021 lalu hingga beroperasinya smelter pada 2024 nanti. Selanjutnya, PTFI hanya akan mempekerjakan kurang lebih 1.000 pekerja dengan keahlian tertentu (high skill) dalam menjalankan proyek smelter.

“Jadi yang 40.000 pekerja itu dibutiuhkan selama masa konstruksi saja, bukan selama masa produksi hingga 2041. Karena selama masa produksi, kami akan mempekerjakan sekitar 1.000 orang dengan high skill,” jelas Riza Pratama, Vice President Corporate Communication PTFI saat Coffe Morning bersama wartawan di aula Hotel Aston, Gresik, Jum’at (26/11/2021).

Untuk diketahui, Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp42 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Kabupaten Gresik di atas lahan seluas 100 hektar. Smelter dibangun dengan single line ini diklaim mampu hasilkan 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.