Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Euforia HUT RI Ke-74 ,Satu Warga Binaan Lapas II A Bulukumba Bebas.

BULUKUMBA, CAKRAWALA.CO – Sebanyak 256 warga binaan Lapas II A Bulukumba, Kabupaten Bulukumba mendapatkan pengurangan masa hukuman atau remisi. Remisi diperoleh dalam rangka dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI.

Kalapas Bulukumba Saripuddin Nakku mengatakan dari total 297 warga binaan Lapas II A Bulukumba yang menerima remisi, 70 warga di antaranya menerima remisi satu bulan. Sebanyak 54 warga mendapat remisi dua bulan, 84 orang menerima remisi selama tiga bulan, dan 24 warga binaan lainnya mendapat remisi empat bulan.

Selain itu ada 21 warga binaan menerima remisi lima bulan dan 3 orang menerima remisi 6 bulan. “Dari 256 warga binaan kami yang menerima remisi,” kata Saripuddin Nakku pada Sabtu (17/8).

Saripuddin menjelaskan pemberian remisi ini telah melalui proses penilaian dan evaluasi serta pengajuan permohonan kepada Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham. Menurut dia remisi seperti harapan bagi narapidana sehingga membuat mereka menyadari pentingnya menegakkan integritas selama menjalani masa pidana.

“Sebaliknya apabila narapidana melakukan pelanggaran, sanksi tegas yang akan ditegakkan,” ungkap Saripuddin.

Pemberian remisi ini didasarkan ketentuan perundang-undangan di antaranya pasal 1 ayat 1 Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999, pasal 1 ayat 6 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999, dan pasal 34 Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 1999.

Penyerahan SK Remisi Umum 17 Agustus 2019 dilakukan oleh Bupati Bulukumba kepada perwakilan warga binaan pemasyarakatan Lapas Bulukumba. Bupati Bulukumba A M Sukri Sappewali menyatakan lapas bukanlah tempat yang selalu dikonotasikan negatif.

Ini mengingat warga lapas merupakan warga yang menerima pembinaan serta pembelajaran selama menjalani masa tahanan. Sukri berpesan kepada warga binaan yang dapat remisi langsung bebas (1 Orang) agar dapat berkontribusi kembali ke masyarakat sekitar seperti apa yang telah dilewati saat menjalani pembinaan di lapas.

“Semoga mereka bermanfaat untuk lingkungannya, melakukan perbuatan baik, dan tidak kembali lagi ke sini,” kata Sukri.(Is)

%d bloggers like this: