Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Era Digital Merubah Kebiasaan dari Offline ke Online

0 69

KABUPATEN INDRAMAYU JABAR CAKRAWALA.CO – Mau tak mau manusia harus berpacu dengan waktu. Beradaptasi dengan cepatnya perubahan tren juga kebutuhan. Seperti halnya saat kita mulai memasuki dunia digital. Perkembangan teknologi dan digital yang pesat harus selaras dengan kemampuan dan literasi dari banyak sumber.

Karena ketika masuk ke dunia digital, mau tak mau terus meninggalkan jejak yang mungkin tidak disadari. Jejak digital adalah semua informasi terkait diri kita yang muncul di internet. Hal ini bisa mencakup banyak hal, mulai dari foto, audio, video, teks hingga tanda suka dan komentar yang kita posting.

Semua mengalami perubahan pola kehidupan dari offline ke online. Mulai belajar, bekerja, berkomunikasi, berinteraksi serta menyimpan file-file penting secara online. Literasi ini sangat penting diajarkan ke semua lini terutama anak-anak yang kini makin akrab dengan gawai dan internet.

Agar anak terhindar dari rekam jejak buruk sebaiknya mereka diajarkan empati. Anak menjadi terhindar untuk menjadi pelaku tindakan-tindakan negatif seperti membuli, membenci orang lain, berkata-kata kasar di ruang digital. Menghargai, ajarkan anak untuk Jangan malu memuji, menghibur, dan menghargai orang lain. Tanggung Jawab, ajarkan anak-anak berpikir sebelum posting dan berani melaporkan bila melihat ada tindakan yang negatif. Ingatkan apapun yang mereka posting akan menjadi jejak digital mereka. Terakhir toleransi, ajarkan anak menghargai perbedaan.

“Ada yang bisa dilakukan untuk mengatur penggunaan gadget. Screen time, durasi penggunaan gadget sehari-hari agar tidak berlebihan. Free screen zone, ruang tidak boleh ada penggunaan gadget secara pribadi dan screen breaks jeda waktu beristirahat dari gadget,” ujar Andhika Zakiy, Koordinator Program SEJIWA dalam Webinar Literasi Digital Nasional 2021 wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

Webinar Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Webinar wilayah Indramayu, Jawa Barat kali ini juga mengundang narasumber Dedy Helsyanto (Koordinator Program Mafindo), Bentang Febrylian (Pemeriksa Fakta Senior Mafindo) dan Puspo Galih (Relawan TIK Kalimantan Barat).

Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia Kegiatan ini diprakarsai Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) bersama Sinerkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***red

Leave A Reply

Your email address will not be published.