Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Emergency Medical Train Difungsikan, Penanganan Covid-19 Bakal Lebih Optimal

0 238

Madiun, Cakrawala.co – Emergency Medical Train (EMT) dengan kelengkapan protap kesehatan milik PT INKA (Persero) siap difungsikan menangani pasien terkonfirmasi Covid-19 (virus Corona). Ini dikatakan Wali Kota Madiun Maidi dalam konferensi pers, Sabtu 6 Februari 2021.

Rangkaian kereta terdiri 24 gerbong dengan kapasitas 48 bed, dan berlokasi di lingkungan khusus PT INKA (Persero) ini sejak kemarin telah terisi 10 pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri dengan status orang tanpa gejala (OTG).

“Kalau ada masyarakat yang terpapar, langsung kita isolasi di tempat yang telah kita siapkan secara medis, protapnya sudah kita siapkan, polanya sudah kita siapkan. Tempatnya nyaman baik, keretanya bagus, oksigennya bagus, sehingga mereka akan cepat sembuh nanti. Saat ini dari kapasitas 48, sudah terisi 10, tapi mudah-mudahan tidak ada penambaham lagi, ” kata Wali Kota.

Maidi memastikan, letak EMT ini berada di lokasi khusus yang terisolasi dan tidak dilalui karyawan PT INKA. Meski demikian, para pasien tetap bisa leluasa beraktifitas diluar kereta, seperti berolah raga atau berjemur.

“Pasien boleh keluar kereta, tapi hanya di sekitar area yang sudah diisolasi, misalnya senam, atau berjemur. Tapi tetap tidak boleh keluar dari area isolasi, karena lumayan luas tempatnya,” kata Maidi.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Pendekar ini menjelaskan, tenaga kesehatan saat ini tersedia 5 orang. Kedepan bakal disiapkan lagi sebanyak 12 orang. Kemudian untuk tenaga kebersihan, petugas keamanan disediakan oleh PT INKA (Persero). Sementara untuk sampah medis sudah disiapkan pengelolaannya oleh dinas kesehatan Kota Madiun.

“Tenaga kesehatan dari Madiun, petugas keamanan dari PT INKA, nakes ada 5 dari 12 yang kami siapkan. Jadi nanti kiya bagi tiga jika terisi semuanya, mudah-mudahan cukup di sini. Untuk sampah medis sudah jita kelola oleh Dinas Kesehatan Kota Madiun,” jelas Maidi.

Sementara itu, Direktur Pengembangan PT INKA (Persero), Agung Sedaju menjelaskan, kereta isolasi ini awalnya memang disiapkan bagi pasien Covid-19 dengan design khusus, yang di dalamnya negative pressure. Sehinga virusnya tidak akan keluar. Inilah yang menjadi keunggulan bila dibandingkan ruang isolasi di Asrama Haji.

“Harapan kami, kereta ini bisa dimanfaatkn maksimal untuk penanganan Covid-19,” kata Agung.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, EMT ini dilengkapi kipas besar yang menyedot udara yang ada di dalam, kemudian di bawa ke filter khusus yang bisa mensterilkan udara. Begitu sebaliknya, udara diluar dipaksa masuk ke dalam melalui filter, sehingga sirkulasi udara baik dan virus tidak bisa kemana-mana. Terkait lokasi dikatakan agung, berada di titik khusus dengan gedung dan ruang olah raga sebagai pemisah.

“Ada kegelisahan, kekhawatiran karena satu lingkungan dengan pasien positif Covid-19 itu pasti dan wajar terjadi, sama seperti di lingkungan rumah tinggal kita, jika ada yang positif. Tapi inilah kesempatan kita untuk gotong royong mengatasi pandemi ini, sehat bersama, dan bahagia bersama,” pungkas Agung.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.