Cakrawala News
Portal Berita Online

Duta Bahasa Ungkap Cara Bijak Bertutur di Dunia Digital

0 134


KABUPATEN BANDUNG BARAT JABAR CAKRAWALA.CO ,- Berbicara tentang penggunaan bahasa Indonesia di dunia digital maka kita akan berbicara tentang 270 juta penduduk, dengan ribuan budaya, 17.000 pulau, 718 bahasa daerah, serta lebih dari 1000 suku bangsa. Semua itu kemajemukan itu disatukan dengan satu bahasa yaitu bahasa Indonesia yang tak semua negara memilikinya. Sebabnya orang Indonesia harus bangga dengan bahasa Indonesia yang merupakan bagian budaya.
Bahasa Indonesia sendiri digunakan sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara, yaitu secara resmi untuk penyelenggaraan sekolah, acara kenegaraan dan penulisan dokumen resmi yang diatur dalam Undang-Undang No.24 2009.

“Bahasa Indonesia adalah bahasa yang menyatukan 718 bahasa daerah tadi, tapi sayangnya kondisi bahasa Indonesia di negara kita cukup memperihatinkan. Betapa pentingnya bahasa bagi sebuah bangsa, bahkan Leslie White, seorang Antropolog pernah mengatakan singkirkan tuturan dari budaya kita dan lihat apa yang tersisa,” kata Anggi Auliyani S, Duta Bahasa Jawa Barat saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I, Kamis (29/7/2021).


UNESCO menyebut sebuah bahasa bisa hilang jika penuturnya kurang dari 100.000 orang. Menurut Anggi bahasa Indonesia, bahasa daerah, maupun bahasa Inggris sama pentingnya tergantung tempat di mana bahasa tersebut digunakan. Bahasa daerah pun harus tetap dilestarikan agar tidak punah, begitu pun dengan bahasa Inggris agar setiap orang bisa bersaing secara global namun tentunya digunakan dengan bijak tanpa mengikis budaya negeri sendiri.


“Penggunaan bahasa itu disesuaikan lagi, tergantung kepada siapa, kapan, dan di mana kita menggunakannya,” kata Anggi lagi.


Adapun mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik yaitu sesuai konteks berbahasa dan selaras dengan nilai sosial masyarakat, sementara bahasa yang benar adalah sesuai dengan kaidah kebahasaan. Dalam berbahasa di dunia digital yang kini banyak menggunakan pesan teks baik melalui platform seperti What’sApp dan media sosial Facebook hingga TikTok maka penggunaan tanda baca, ukuran huruf akan berpengaruh terhadap isi pesan dan bisa menimbulkan kesalahpahaman bagi yang membacanya. Oleh sebab itu dalam dunia digital ini, perhatikan tanda titik, koma, tanda seru, tanda tanya, hingga penggunaan huruf besar yang sesuai agar isi pesan yang tersampaikan benar.
Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I, kali ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital.

Kegiatan kali ini menghadirkan pula nara sumber lainnya seperti Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia, Muhammad Ihsan F, Ketua Umum PIK Remaja Kabupaten Bandung Barat, dan Satria A. Al Rasyid, JaWara Internet Sehat Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***red

Leave A Reply

Your email address will not be published.