Cakrawala News
Portal Berita Online

Duta Anti Narkoba Roro Fitria, Janjimu Palsu!

78

Oleh Syaefurrahman Al-Banjary.

Komjen Polisi Budi Waseso mungkin orang yang paling kecewa melihat salah satu duta anti narkobanya malah terjun menjadi pengguna narkoba. Dialah pedangdut Roro Fitria yang baru saja ditangkap polisi di rumahnya di Ragunan Jakarta Selatan menjelang pesta valenine day (14/2/2018) dan diumumkan kepada publik di Polda Metro Jaya kamis (15/2/2018).

Mengapa Buwas (panggilan Budi Waseso) perlu kecewa? Karena dialah yang menunjuk Roro Fitria sebagai duta anti narkoba. Tugasnya adalah mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba. Bagaimanapun juga artis adalah public figure sehingga apapun yang dilakukan mereka pasti diikuti banyak orang, termasuk soal bagaimana menjauhi narkoba.

Apakah karena Roro Fitria (mungkin) kurang pengalaman bicara narkoba karena belum pernah merasakan, sehingga perlu cari pengalaman mengkonsumsi narkoba? Kalau begini pasti makin rusak. Tidak cukupkah dengan melihat banyak korban narkoba yang ternyata hidupnya kacau dan mati sia-sia? Kacau kalau dagelan begini.

Dalam rekaman video yang diunggah BNN pada 16 Maret 2016 di situs arliamentmagazine.co.id, Buwas menyatakan bahwa pertemuan yang dihadiri para duta narkoba itu sebenarnya ia ingin membangun komitmen semua orang, termasuk artis jadi duta anti narkoba.Selama ini ada kesan bahwa artis adalah identik dengan narkoba, makanya Buwas ingin agar hal itu dibalik bahwa artis adalah motor dari anti penyalahgunaan narkoba. Makanya dalam acara itu berkumpul sekitar 100 orang dan tampak ada artis mulai dari Ayu Tinting, Julia Perez, Zaskia Gotik, ada juga Kabul yang juga memiliki pengalaman sebagai pemakai, dan ada pula Roro Fitria, dan Sunan Kalijaga.

Sementara Roro Fitria mengatakan bahwa ia konsen terhadap tanggung jawab ini. Ia banyak belajar dari video akibat korban narkoba yang ternyata sangat menyedihkan sehingga ia pun bertekad tidak akan menyentuh narkoba.

Roro mengaku sangat konsen dengan gerakan anti anrkoba karena narkoba sudah terbukti merusak generasi muda. Ia akan berusaha mencegah dari keluarga kecil dan masyarakat. Ia punya moto sendiri “jangan sampai takut dibilang gak gaul kalau tidak pakai narkoba.”

Sekarang Roro Fitri malah menyentuh dan memakainya, jadi apa yang bisa dibanggakan darinya sebagai duta anti narkoba? Sama seperti iklan stop korupsi! Nyata mereka masuk penjara semua, Anas, Nazaruddin, dan Angelina Sondakh.

Banyak orang sedih dan prihatin dan bertanya mengapa duta anti narkoba malah mengonsumsi narkoba. salah satunya barangkali adalah Dede Yusuf, karena dialah yang termasuk bangga kepada Roro Fitria ketika jadi duta bela negara dan tampil di hari bela negara 2016.

Pelajaran buat Pak Buwas, selektif memilih duta, setidaknya pantau terus kelakuannya. Kalau begini caranya, BNN juga yang akan kena batunya. (fur)

Isi tulisan ini pernah tayang di UCNews

Comments are closed.