Cakrawala News
Portal Berita Online

Duduk Di Kursi Roda,Pelaku Pembunuhan Desa Duwet,Sukoharjo Jalani 51 Adegan Rekontruksi

0 1,424

 

SUKOHARJO CAKRAWALA.CO,-Polres Sukoharjo,Jawa Tengah.kamis(27/08/20) meggelar rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Desa Duwet, Baki di halaman Mapolres Sukoharjo.Dengan menggunakan kursi roda dan wajah ditutup,tersangka Henry Taryatmo,memperagakan 51 adegan,mulai dari masuk rumah korban, menghabisi nyawa keempat korban hingga membawa kabur mobil korban.

 

Dengan Kursi roda serta wajah ditutup,dan dikawal sejumlah aparat kepolisian Polresta Sukoharjo,Jawa Tengah. Tersangka pembunuhan satu keluarga di Desa Duwet,Kecamatan Baki,Sukoharjo.menjalani rekontruksi. terlihat dua kaki pelaku diperban karena ditembak polisi,Pelaku juga terlihat membawa kruk  alat bantu jalan.

ads bukopin

Empat korban pembunuhan yakni Suranto (42), istrinya Sri Handayani (36), serta dua anak mereka Rafael (10) dan Dinar (6) diperankan oleh petugas kepolisian.Dimana kejadian berawal saat pelaku yang menjalankan mobil rental milik korban,rabu (19/08/20) dini hari pukul 01.00 WIB datang ke rumah korban untuk mengembalikan mobil dan menyerahkan uang setoran.

Istri korban Sri Handayani yang membukaan pintu rumah untuk pelaku,keduanya sempat berbincang,pelaku kemudian mengambil pisau di dapur dan menyelipkanya di punggung belakang.Saat menyerahkan uang setoran mobil rental sebesar Rp250 ribu,pelaku dengan sengaja menghunuskan pisau ke ulu hati korban sebanyak dua kali,korban Sri Hadayani pun terjatuh, Pembunuhan kepada Sri Handayani terjadi pada pukul 02.00 WIB. Di saat yang sama,Suranto(Suami Sri Handayani) terbangun dan berteriak,saat melihat istrinya tersungkur di lantai.

Melihat  Suranto yang menghampirinya,pelaku juga menghabisi Suranto dengan pisau yang sama. Anak korban pun terbangun dan menangis,lantaran panik dan gugup tersangka juga membunuh kedua anak korban.Usai menghabisi kedua anak korban,pelaku kemudian membersihkan diri di dapur,kemudian minum dan mencari surat mobil milik korban.

Pelaku kemudian membawa motor korban terlebih dahulu dan dititipkan di suatu tempat dan kembali lagi ke rumah korban untuk mengambil mobil korban.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengungkapkan,”rekonstruksi menggambarkan mulai dari kedatangan pelaku di rumah korban hingga pelaku menjual mobil korban. “Ada 51 adegan yang diperagakan,dari awal pelaku datang sampai menjual mobil milik korban,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan,Pelaku sendiri ingin membawa kabur mobil karena terlilit utang yang jatuh tempo pembayarannya pada hari Rabu tersebut. Mobil kemudian dijual dengan harga Rp82 juta dan uangnya digunakan untuk membayar utang sekitar Rp60 juta. Sisanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelaku. Untuk sepeda motor sendiri belum sempat dijual dan masih dititipkan sebelum akhirnya disita polisi. Sementara untuk menghilangkan barang bukti, pelaku membuang baju, dompet, kunci rumah dan pisau yang digunakan untuk membunuh satu keluarga dibuang di wilayah Banyudono, Boyolali.”Pelaku kita kenakan Pasal 365 junto 338 dan atau 340 KUHP dengan hukuman pidana penjara seumur hidup dan maksimal hukuman mati,”jelas Kapolres menambahkan.(AgB)

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.