Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Dua Tahun Menunggu, Kematian Anaknya belum Juga Terungkap

132

CIANJUR, CAKRAWALA.CO – Hampir dua tahun menunggu terungkapnya kematian putranya, namun hingga kini belum juga menemui titik terang. Bahkan sejak anaknya tewas tahun 2016 lalu, pihak keluarga masih bertanya tanya siapa yang membunuh putra kesayangannya itu, padahal polisi telah melakukan gelar perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Itulah yang dirasakan Euis Suyeti (51) warga Jalan Yos Sudarso, Gang Banjar, Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur, Euis yang juga istri pensiunan anggota polisi tersebut telah berupaya sekuat tenaga untuk mengetahui siapa pelaku yang membunuh anaknya.

Untuk meminta bantuan dan kejelasan hukum, Euis Suyeti bersama kerabatnya, akhirnya mendatangi kantor Cianjur Lawyer Club (CLC ) dikawasan Jalan Abdulah Bin Nuh, Cianjur, Jawa Barat.

Dihadapan para pengacara, Euis memaparkan dan meminta bantuan hukum agar kematian anaknya dapat terungkap dan menemui titik terang. Bahkan, sampai saat ini pihak keluarga belum mendapat kejelasan lanjutan dari perkara pembunuhan tersebut.

“Saya hanya meminta kejelasan dan titik terang dari kasus pembunuhan anak saya, padahal saya sudah beberapa kali mendatangi Polres Cianjur dan juga sempat menyampaikan kepada Ibu Soliyah (Kapolres Cianjur, red), ” kata Euis. Selasa (27/2)

Dikatakannya, dirinya juga akan berupaya meminta bantuan ke Polda Jabar, apabila dari pihak Polres Cianjur belum juga mengungkap sebab kematian anaknya,” Saya juga akan ke Mabes Polri, saya juga seorang bhayangkari , karena Almarhum suami saya juga anggota kepolisian,” katanya.

Diceritakan Euis, dua tahun lalu anaknya ditemukan tewas mengenaskan di sebuah jurang hutan pinus di Kampung Pasir Gobang, Kecamatan Cibeber, kabupaten Cianjur. Sarwo Nandang Bin Karnaen (30), tewas mengenaskan dan sempat tak dikenali.

Guna memastikan jenazah yang ditemukan itu, kata Euis ,Tim Forensik memerlukan waktu seminggu bahwa jenazah tersebut adalah anaknya. Saat ditemukan di jasad Sarwo terdapat luka parah di bagian kepala, luka tusukan di bagian dada dan perut, serta kaki yang nyaris putus.

“Saksi pun telah diperiksa pihak kepolisian dan memberikan keterangan sejelas-jelasnya, saya juga berkali-kali mendatangi pihak Polres dan Polsek untuk menanyakan kelanjutan dari kasus pembunuhan anaknya dan siapa pelakunya, tapi hingga kini belum ada kabarnya,” kata Euis.

Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan dan Penyidikan

Sementara itu, Adi Supriadi Tim Advokasi Cianjur Lawyer Club mengatakan, kedatangan keluarga korban ke kantornya itu, intinya untuk mendapat bantuan terkait kematian anaknya pada tahun 2016 lalu, bahkan tim CLC akan berupaya untuk membantunya.

“Ini proses pencarian keadilan bagi warga negara, karena dalam perkara ini ada nyawa seseorang yang hilang, dalam waktu dekat kami akan melakukan kunjungan ke Polda Jabar karena dua tahun bukan waktu yang sebentar, kami akan mendampingi keluarga korban, dalam waktu dekat terlebih akan mendatangi Polres Cianjur untuk audiensi,” katanya.***(d_hen)

Comments are closed.