Cakrawala News
Portal Berita Online

Dua Pasien Covid-19 di Banyumas Dinyatakan Sembuh

0 17
idul Fitri Cakrawala

BANYUMAS. JATENG. CAKRAWALA.CO – Dua pasien dalam pengawasan (PDP), yakni S (58) warga asal Depok, Jawa Barat yang tinggal Desa Kemiri, Kecamatan Sumpiyuh dan AS (17) warga Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, dinyatakan sembuh dari virus Corona. Keduanya, sebelumnya dinyatakan positif covid-19 dari hasil tes swab, dan diisolasi dan diawasi oleh petugas medis di salah satu tempat di Kabupaten Banyumas.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, saat menjenguk keduanya menyatakan, kedua pasien tersebut tadinya positif Corona, namun setelah mendapat perawatan dan diisolasi akhirnya sembuh.

“Tetap kenakan masker, jaga jarak, dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Pokoknya selama Covid-19 belum dinyatakan hilang dari Indonesia,” pesan Husein kepada kedua pasien tersebut.

Husein, dengan sembuhnya kedua pasien tersebut, meminta kepada warga di desa asal mereka, untuk nantinya dapat menerima warganya itu dengan sebaik-baiknya. Sebab, mereka sudah dinyatakan negatif, dan sembuh dari Corona.

“Saya berani menyentuh dan merangkul karena kedua nya sudah negatif, bahkan saya lebih takut dengan yang belum dinyatakan negatif,” ujar Husein.

Sementara, untuk kepulangan mereka, Husein menjelaskan, akan dilakukan setelah ada penciptaan kondisi kepada warga sekitar tempat tinggal, sehingga apabila masyarakat sudah menerima, akan segera diantar pulang.

Direktur Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, Dani Esti Novia saat dikonfirmasi menyatakan, keduanya memang telah sembuh, dan negatif Covid-19.

“Hasil swab pertama positif. Setelah positif, kita ulangi lagi, hasilnya negatif dan dinyatakan sembuh,” ujar Dani.

Pasien yang dinyatakan positif, lanjut Dani, harus diisolasi, baik secara mandiri maupun dirawat. Untuk keduanya, diisolasi di salah satu tempat di wilayah Kabupaten Banyumas, dan diawasi oleh tim dari RSUD Banyumas, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, serta IDI Banyumas.

“Dokter spesialis paru-paru kami selalu menekankan kepada pasien untuk makan makanan yang sesuai dengan prosedur rumah sakit,” kata Dani.

Menurut dia, pihaknya dalam masa isolasi itu selalu memberi motivasi kepada pasien untuk dapat sehat, makan sesuai anjuran dokter dan ahli gizi, serta mengingatkan agar tubuh selalu fit.

“Tidak hanya terapi medis saja, tetapi kami juga memberikan terapi edukasi kepada pasien untuk mengikuti protokol penyembuhan Corona,” kata Dani.

Kedua pasien tersebut telah diisolasi selama satu minggu, atau sejak 25 Maret lalu. Secara prinsip, Dani menegaskan, jika pasien ingin sembuh harus makan makanan bergizi, istirahat cukup, berperilaku hidup sehat dan bersih.

“Jaga imun, agar virus tidak masuk ke tubuh kita,” pungkas Dani. (Bayu Noer/ cakrawala.co)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: