Dua Orang Anak Kecil Hanyut Terbawa Arus Sungai Citanduy Saat Mencoba Berenang

BANJAR JABAR CAKRAWALA.CO , – Akibat terlalu asyik berenang, dua orang anak kecil terseret arus sungai Citanduy, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (15/6/2019) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam kejadian ini, satu orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang lagi masih hilang tenggelam.

Kedua korban yakni Rendi (12) dan Adli (10), keduanya merupakan warga Dusun Randegan, RW 03, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat. Korban bernama Rendi berhasil selamat, sementara korban lainnya yakni Adli, masih hilang tenggelam dan kini masih dalam pencarian.

Mengetahui hal ini, pihak keluarga korban dari Adli langsung histeris dan pingsan. Salah satunya yakni Iin Aminah (62) nenek dari Adli. Ia tak kuasa menahan tangis ketika mendapat kabar bahwa cucunya tenggelam terseret arus sungai Citanduy.

“Dia anak yang baik, dari kecil dia dekat banget dengan saya. Saya tidak menyangka cucu saya akan begini,” ujarnya sambil tersedu.

Sebelum peristiwa ini terjadi, ia mengaku mendapat firasat bahwa ia malamnya bermimpi kalau di rumah anaknya banyak bunga dan wewangian.

“Saya tadi malam bermimpi bahwa di rumah anak saya banyak bunga. Ternyata mimpi itu jadi kenyataan, dan saya harus kehilangan cucu,” katanya.

Adli merupakan anak semata wayang dari pasangan Dadang (38) dan Aisyah (35). Hingga berita ini diturunkan, jasad Adli belum ditemukan.

Di tempat kejadian perkara, di wilayah Dusun Randegan, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar ini, kedalaman sungai mencapai 4 hingga 5 meter.

Menurut keterangan saksi, saat itu korban bersama temannya tengah asyik berenang di pinggir sungai Citanduy. Namun tanpa disadari, korban bersama temannya tersebut berenang semakin ke tengah hingga akhirnya terseret arus.

“Saya melihat kedua anak tersebut sedang timbul tenggelam di sungai, lalu saya loncat ke sungai dan menolongnya. Karena korbannya dua orang, saya hanya bisa menyelamatkan satu orang anak yaitu Rendi. Sementara ketika saya menolong Rendi, Adli sudah tenggelam,” terang Elon (49) warga setempat yang tengah berada di pinggir Sungai Citanduy.

Kepala Desa Mekarharja, Hendi Somantri mengatakan, bahwa pihaknya langsung melakukan upaya pencarian. Ia langsung menghubungi pihak BPBD dan kepolisian.

“Tim SAR dari BPBD Banjar dibantu TNI dan Polri serta warga, hingga petang ini masih melakukan upaya pencarian dengan cara menyisir sungai,” ujarnya.

Dalam kejadian ini, Hendi menduga bahwa korban tidak bisa berenang sehingga tidak bisa menahan atus sungai Citanduy yang kencang.

“Jika kondisi volume air sungai sedang tinggi, tidak ada kejadian seperti ini. Tapi jika musim kemarau dan air sungai surut, pasti selalu ada kejadian orang hanyut di sungai. Saya menduga kejadian ini akibat korban tidak bisa berenang,” katanya.

Sementara itu, korban selamat yakni Rendi saat ditemui di rumahnya, masih terlihat trauma atas kejadian ini. Ia terlihat sangat shock dan sesekali menangis jika mengingat kejadian yang nyaris saja merenggut nyawanya.

“Rendi masih sangat trauma dan shock, jadi jangan ditanya dulu,” ujar Ures (49) salah satu tokoh pemuda setempat.***Hermanto

Facebook Comments
%d bloggers like this: