Cakrawala News
Portal Berita Online

Dua Kelompok Ormas Di Solo,Terlibat Bentrok di Depan Kantor PCNU Jayengan

0 24

SOLO CAKRAWALA.CO,-Dua kelompok massa ormas di Solo,Jawa Tengah,jumat(06/12/19) sore.terlibat bentrok di depan kantor PCNU Jalan Honggowongso, Jayengan. Bentrokan diduga sebagai reaksi atas ceramah Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq yang telah dilaporkan ke Polisi.Beruntung aparat Kepolisian Polresta Solo segera mengamankan situasi.

 

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula saat puluhan anggota ormas pulang menggelar aksi unjuk rasa di Mapolresta Solo. Mereka menuntut agar Muwafiq diproses hukum,karena dianggap telah menistakan agama dengan menghina Nabi Muhammad SAW.

Setiba di depan Kantor PCNU Solo,kelompok massa yang bertemu terlibat saling beradu mulut,bahkan bentrokan dengan saling lempar batu dan kayu pun tak terhindarkan.Namun kericuhan tidak berlangsung lama, setelah ratusan anggota Brimob dan Dalmas Polresta Solo yang tiba di lokasi kejadian mengendalikan situasi,dengan memisahkan kedua kubu yang bertikai.

ads bukopin

Ketua PCNU Solo, Mashuri,sangat menyayangkan kejadian tersebut,menurutnya, peristiwa tersebut hanyalah kesalahpahaman saja.Mashuri juga mengakui jika saat itu ormas sedang berjaga di kantor PCNU.”Ini hanya salah paham saja. Tiba-tiba ada orang datang depan kantor PCNU Solo langsung terlibat bentrokan,” ungkapnya.Mashuri berharap, siapapun yang tidak terima dengan ucapan Gus Muwafiq agar menempuh langkah hukum. Apalagi yang bersangkutan sudah meminta maaf secara terbuka ke publik,tambahnya.

Humas Dewan Syariah Kota Solo (DSKS) Endro Sudarsono membantah jika massa yang bentrok tersebut dari pihaknya. Menurutnya, massa peserta demo terkait kasus dugaan penistaan agama melibatkan Gus Muwafiq di Mapolresta Surakarta telah membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.”Kalau bentrokan di depan Kantor PCNU itu kami tidak tahu. Karena sejak di Polresta sudah mengimbau agar tidak lewat di situ dan pulang secara tertib,” katanya.

Tonton Vedeo Berikut :

 

Sementara itu,menurut Wakapolresta Solo AKBP Iwan Saktiadi,gesekan yang terjadi di depan Kantor PCNU akibat adanya kesalahpahaman. Pihaknya menurunkan ratusan anggota ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi. Setelah kedua pimpinan dipertemukan, kedua kelompok massa akhirnya membubarkan diri.

Meski kedua ormas yang bertikai membubarkan diri,namun kantor PCNU Solo masih dijaga ketat aparat kepolisian,sebagai upaya antisipasi adanya hal yang tidak diinginkan…(AgB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.