Cakrawala News
Portal Berita Online

Dua Hari Pencarian Nihil, Jasad Pemancing Tenggelam di Waduk Widas Ditemukan Mengapung

0 445

Madiun,Cakrawala.co – Seorang pemuda warga Rejoso RT 6/RW 3, Nganjuk bernama Yogi Novan Effendi (23) dilaporkan tenggelam di Waduk Widas, Kabupaten Madiun pada saat memancing dengan rekannya, Kamis 29 April 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.

Nihil hasil selama dua hari pencarian, pada Sabtu pagi 1 Mei 2021 sekitar pukul 06.40 WIB, jasad korban tiba-tiba muncul dan mengapung ke permukaan air waduk.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi, mengatakan, jasad korban ditemukan saat tim dari Basarnas saat akan melakukan pencarian dengan perahu karet dengan menggunakan mesin milik BPBD Kabupaten Madiun.

“Korban ditemukan secara tidak sengaja, oleh teman-teman relawan saat memanasi mesin perahu dan akan melanjutkan pencarian. Ya, tahu-tahu jasad korban sudah mengapung di titik awal korban dinyatakan tenggelam. Selanjutnya, Tim Inafis Polres Madiun melakukan visum luar,” kata Zahrowi.

Zahrowi menjelaskan, sedikitnya 164 personil gabungan dari Basarnas Trenggalek, Banser Nganjuk, Bagana dan SAR melakukan pencarian korban sejak Kamis 29 April 2021 malam, kemudian dilanjutkan pada Jumat 30 April 2021 pagi, namun tak juga membuahkan hasil.

“Dalam proses pencarian, kita turunkan tim selam dari Basarnas sebanyak dua personil. Kemudian, dilanjutkan dengan membuat putaran arus menggunakan perahu karet yang bertujuan agar apabila korban tenggelam dapat terangkat ke permukaan,” lanjut Zahrowi

Dalam proses pencarian, disebutkan mantan Camat Dagangan ini, Tim SAR gabungan sempat mengalami beberapa kendala. Yakni tidak diketahui persis lokasi korban hilang atau tenggelam pertama kali. Selain itu, di sekitar lokasi banyak terdapat tanaman berduri yang menghambat laju perahu.

Sementata dari hasil visum, tidak ditemukan luka bekas kekerasan di tubuh korban. Selanjutnya jasad dimandikan kemuian dibawa ke rumah duka Nganjuk, untuk dimakamkan.

“Kita imbau kepada masyarakat agar tidak menceburkan diri saat memancing, sebab berisiko tinggi terjadinya kecelakaan air atau tenggelam,” tandas Zahrowi.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.