Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

DPRD Gresik Gali Potensi PAD dengan Lahan Parkir Khusus

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Ahmad Nurhamim didampingi Tim Dinas Perhubungan (Dishub) setempat menggelar studi lapangan untuk mengetahui kondisi pelayanan dan pengelolaan parkir di Kota Pudak, Rabu (16/1/2019) lalu. Salah satu ruas jalan yang menjadi sasaran adalah Jl KH. Hasyim Asy’ari.

Satu problem lama yang masih ditemukan Ketua Dewan di ruas jalan yang juga dikenal dengan nama Kali Tutup itu. Mobil milik warga setempat banyak diparkir di tepi jalan.

“Jalan atau gang menuju permukiman warga sangat sempit, lebarnya tidak sampai 3 meter. Jadi mereka selalu memarkir mobilnya di Jl KH. Hasyim Asy’ari,” ujarnya.

Menurut Nurhamim, problem ini sebenarnya bisa menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan. Untuk menertibkan parkir kendaraan yang mengganggu, Pemkab harus memberikan solusi.

“Kita harus melakukan penertiban secara humanis, sehingga tidak menimbulkan gesekan. Kita harus menyiapkan lahan untuk mereka parkir, sehingga tidak lagi memanfaat jalanan lagi. Kalau di Surabaya ada Park & Ride,” ujar Nurhamim.

Melalui penertiban ini, menurut Nurhamim, Pemkab Gresik juga bisa manfaatkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi pajak.

Selama ini jalan Kali Tutup kondisinya semerawut. “Jika ini ditertibkan dengan menyiapkan lahan, ruas jalan menjadi tertib, masyarakat mendapatkan fasilitas parkir yang aman dan nyaman, Pemkab juga mendapatkan pendapatan dari sektor retribusi parkir,” terangnya.

Di lokasi yang sama, Agustin Halomoan Sinaga, Sekretaris Dishub Gresik menyambut baik usulan dari Ketua Dewan. Pihaknya mendukung upaya penertiban dengan menyiapkan lahan parkir khusus. Selain menjadi tertata rapi, Pemkab juga bisa menggali potensi yang selama ini tidak tergarap.

Selain meninjau parkir liar di sepanjang jalan KH Hasyim Asy’ari, Ketua Dewan juga melihat progrea perkembangan e-parking untuk roda dua yang di siapkan di salah satu titik jalan tersebut. Menurut Nurhamim, e-parkirng ini sebagai upaya Pemkab Greaik untuk mengurangi kebocoran retribusi parkir.

Pengendara membayar parkir dengan menggunakan e-money yang telah disiapkan Dishub. “Saat ini masih ada sepuluh titik yang dipasangi mesin e-money ini. Jika ini efektif, kita akan mengusulkan penambahan perangkat ini untuk dipasang di titik-titik lainnya,” ujar Sinaga. (Zen/adv)

Facebook Comments
%d bloggers like this: