Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

DPRD DIY Dukung PDAB Tirtamarta Beroperasi Tahun Depan

0 11

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Kebutuhan akan air bersih saat ini terus meningkat dan merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat. Guna memenuhi kebutuhan tersebut secara optimal, Pemda DIY akan membentuk Perusahaan Umum Daerah Air Bersih (PDAB) Tirtatama. PDAB ini ditargetkan akan operasional pada tahun 2021.

Peraturan daerah tentang PDAB Tirtamarta telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD DIY beberapa waktu lalu dan saat ini tengah dilakukan harmonisasi di Kemendagri.

” Perda sudah disahkan oleh DPRD DIY dan selanjutnya disusul dengan Perda penyertaan modal, tata kalanya pada akhir tahun ini ditargetkan siap, untuk kemudian bisa beroperasi penuh paling lambat pada tahun depan,” ungkap Rosdiana Puji Lestari ST MEng Kepala Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum (PIALAM) Dinas PUP-ESDM DIY, usai menerima kunjungan kerja Komisi C DPRD DIY di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul, Bantar, Klangon, Sedayu, Bantul, Kamis (16/7).

Lebih lanjut Rosdiana mengatakan, dasar dibentuknya PDAB ini adalah sebagai solusi dari kelemahan terhadap pelaksanaan oleh UPT. PDAB didirikan untuk kebutuhan air bersih di daerah serta optimalisasi dari SPAM Regional di DIY.

“Kami UPT yang selama ini menangani operasional dan pemeliharan mengalami sejumlah kendala dalam tugas pemenuhan kebutuhan air bersih,” katanya.

Kendala itu, imbuh Rosdiana antara lain terbatasnya ruang gerak dalam memenuhi kebutuhan mendesak atau kerusakan sarana prasarana (sapras) yang terjadi. Kemudian sulitnya memenuhi kekurangan sumber daya manusia (SDM), investasi infrastruktur, dan kesepakatan tarif dengan pihak PDAM.

“Untuk pengadaan sapras atau peralatan yang rusak kami harus menunggu pembahasan anggaran atau perubahan APBD, begitu pula perekrutan SDM yang harus melalui BKD DIY. Kalau PDAB mempunyai fleksibilitas tinggi, karena punya kewenangan rekrutmen SDM, pengelolaan dan pengadaan sapras, kemudian bisa bekerja sama dengan pihak lain,” jelas Rosdiana.

SPAM Regional kartamnatul juga menghadapi beberapa masalah lagi, seperti belum optimalnya penggunaan air dari SPAM oleh PDAM. Ia juga menyoroti minimnnya dukungan anggaran APBD dari Pemkab/Pemkot terkait kebutuhan air bersih ini.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD DIY Suharwanto yang memimpin kunjungan komisi C DPRD DIY tersebut mengharapkan kepada Balai PIALAM untuk mempersiapkan diri menjadi sebuah perusahaan daerah Air Bersih Tirtamarta.

” Kami berharap Balai PIALAM segera mempersiapkan segala sesuatunya untuk persiapan menjadi perusahaan daerah. Kami yakin semua sudah dipersiapkan dengan baik,” ujar Suharwanto Wakil Ketua DPRD DIY.

Sedangkan anggota Komisi C DPRD DIY Lilik Syaiful Ahmad Politisi Golkar ini menyoroti adanya pelanggaran penggunaan air tanah namun tidak ada pengawasan dan penegakan hukum terhadap pemakaian air tanah.

“Dalam perizinan hotel ada aturan untuk memakai PDAM guna mengurangi penggunaan air tanah. Faktanya banyak hotel yang tetap menggunakan sumur. Seharusnya di kabupaten/kota ada lembaga yang mengurusi ini, tapi sekarang banyak pelanggaran namun tidak ada penindakan. Begitu juga pelanggaran tentang aturan limbah industri, penindakannya tidak jelas,” pungkas Lilik. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: