Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

DPRD DIY Apresiasi Satgas Covid DIY Siaga Penuh Selama Libur Lebaran

0 113

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Wakil ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana sangat mengapresiasi terhadap satgas Covid yang tetap waspada dan siaga ketika menghadapi liburan Lebaran tahun ini.

” Di saat warga lain sedang menikmati liburan bersama keluarga, rekan – rekan satgas dan aparat berada di lapangan menjaga disiplin protokol kesehatan di tempat – tempat umum dan tempat wisata yang rawan terjadi kerumunan. Saya sendiri memantau di pelosok – pelosok desa maupun di jalanan kota secara umum masyarakat sadar protokol kesehatan,” ungkap Huda Tri Yudiana di DPRD DIY Senin (17/5/2021).

Lebih lanjut Huda Tri Yudiana mengatakan berdasarkan pantauannya kegiatan silaturahim door to door sebagian besar digantikan dengan ikrar syawalan setelah shalat Iedul Fitri, pertemuan trah yang biasanya massif juga banyak berkurang atau diselenggarakan secara online.

” sejumlah Jalan Yogyakarta cukup sepi dan tidak terjadi kemacetan seperti saat libur lebaran beberapa tahun lalu sebelum pandemi covid . Tetapi pada sisi lain di tempat tempat wisata tertentu masih terjadi kerumunan besar dan pelanggaran protokol kesehatan, sebagaimana dilaporkan satpol PP DIY yang menyatakan ada ratusan pelanggaran prokes di tempat – tempat wisata seperti pantai selatan dan malioboro dengan kumulatif warga mencapai puluhan ribu sejak lebaran,” ujar Huda.

Kondisi ini menurut Huda cukup mengkhawatirkan karena trend setiap habis libur panjang selalu terjadi kenaikan kasus yang signifikan. Wakil ketua DPRD DIY ini berharap tidak ada kenaikan kasus setelah ini, tetapi persiapan berbagai kemungkinan terburuk harus tetap dilakukan. Jangan sampai jika terjadi lonjakan kasus sistem kesehatan kita tidak mampu menampung pasien sebagaimana pernah terjadi awal tahun ini, dimana ratusan warga kesulitan mengakses Rumah sakit.

” Kami minta agar persiapan untuk menaikkan kapasitas Rumah sakit dilakukan sejak dini, dari sisi anggaran, SDM, koorsdinasi, APD, sistem dan semua yang diperlukan. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan segera bisa ambil langkah cepat. Shelter – shelter isolasi berbasis desa maupun yang dikelola pemda juga perlu disiapkan, karena sebagian besar warga yang terkena Corona tidak perlu dirawat di Rumah Sakit, cukup dipisahkan dengan warga lain yang sehat dengan shelter isolasi atau isolasi mandiri,” terang Huda.

Dengan demikian, imbuh Huda, jika ada yang memerlukan rumah sakit bisa terlayani dengan baik karena Rumah Sakit tidak terlalu penuh dengan pasien yang bisa ditangani di luar Rumah Sakit.

Huda Tri Yudiana menambahkan yang penting dilakukan untuk persiapan ini adalah koordinasi dengan semua elemen satgas, dari pemda DIY, kabupaten/kota, kecamatan, desa hingga dusun. Sehingga semua faham tugas dan posisinya saat diperlukan. Termasuk dalam hal ini adalah koordinasi admimistrasi anggaran. Jangan sampai kondisi lapangan penanganan terhambat oleh administrasi anggaran yang rumit sebagaimana beberapa waktu lalu.

“Masyarakat kita mohon juga agar sadar terhadap kondisi yang ada, jangan berkerumun atau melanggar protokol kesehatan karena akan membahayakan keselamatan bersama. Kalau tahu tempat wisata ramai jangan dimasuki, wisata dari kendaraan atau online lebih aman. Kita berharap tidak ada lonjakan kasus setelah lebaran ini, tetapi kemungkinan terburuk harus tetap disiapkan penanganannya,” pungkas Huda. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.