Cakrawala News
Portal Berita Online

DPRD Bersama Dewan Pendidikan Membina dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Sidoarjo

0 148

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – DPRD meminta Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo aktif memberikan masukan dan saran kepada Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.
Bagaimana mutu kualitas dan aksesbilitas bisa terwujud, Dewan Pendidikan harus ikut memberikan informasi. Sebuah Pendidikan akan mempunyai mutu atau kualitas yang maksimal pertama adalah pengajarnya.

Anggota DPRD komisi D, Bangun Winarso menjelaskan alur bagaimana kualitas Pendidikan sudah ditetapkan pada Perda nomor 7 tahun 2017, disesuaikan dengan visi misi kepala daerah misi Sidoarjo Emas. Membangun SDM unggul dengan peningkatan kualitas dan aksesbilitas Pendidikan dan kebutuhan dasar yang lain.

“Harapan kami apabila dilakukan perubahan program kegiatan, disesuaikan dengan misi itu. Ikut menunjang dan mendukung misi pemerintah daerah. Tentunya isu strategi situ adalah belum meratanya kualitas dan aksebilitas Pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, terutama yang menjadi kewenangan Pemkab Kabupaten Sidoarjo mulai Paud, TK, SMP/ MTS,” ujar Bangun Winarso dari Fraksi PAN.

ads harlah pkb

Masih dikatakan Bangun Winarso, “Di Sidoarjo masih kecilnya sertifikasi kepada para pengajar. Data yang kita miliki sertifikasi masih 52%, artinya guru yang mengajar di Sidoarjo 50%nya belum bersertifikat. Ini harus ditekankan kepada Pemerintah Daerah guru-guru yang mengajar di sekolah yang diselengarakan Pemkab karena kalo tidak mempunyai standart sertifikasi, kualitasnya belum bisa maksimal,” pungkasnya.

Ketua Dewan Pendidikan Sidoarjo, Abdul Muhlis

Sementara itu menurut Aditya Nindyatman, anggota komisi D lainya dari Fraksi PKS. Hasil dari survey teman-teman dari ITS, ruang kelas Sekolah Dasar Negeri yang baik hanya 26% sedangkan rusak ringan 61%, sementara kalo di SMP yang baik 24% rusak ringan 40%. Artinya kita kedepanya masih perlu meningkatkan kualitas kelas sebagai sarana pendidikan.

Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman saat menerima kunjungan Pengurus Baru Dewan Pendidikan Sidoarjo di Kantor DPRD Sidoarjo, Selasa (6/7/2021). Saat ini tenaga pendidik di Sidoarjo masih banyak yang belum sertifikasi, dengan masukan dan saran yang diberikan Dewan Pendidikan Sidoarjo menjadi solusi atas permasalahan yang sedang terjadi dalam dunia pendidikan.

“Kami berharap dewan pendidikan ini dapat proaktif dalam memberikan masukan dan saran yang kontruktif untuk meningkatkan penyelenggaraan pendidikan di Sidoarjo,” katanya.

Menurut Usman, DPRD dan Pemkab Sidoarjo sudah memberikan support yang maksimal melalui dana hibah yang diberikan kepada Dewan Pendidikan Sidoarjo. Ia berharap melalui dana tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan mutu tenaga pendidik di Kabupaten Sidoarjo.

“Tahun ini 2021 Dewan Pendidikan menerima Hibah Rp. 250 Juta. Dan transisi dari pengurus lama ke yang baru ini masih ada sisa anggaran Rp 180 Juta. DPRD Sidoarjo menyarankan anggaran yang tersisah itu dapat disesuaikan dengan program kerja dari pengurus yang baru,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pendidikan Sidoarjo, Abdul Muhlis menyatakan akan mencari peluang yang memungkinkan agar sertifikasi guru di Sidoarjo bisa berjalan lebih cepat.

Abdul Muhlis menyampaikan, sejatinya sertifikasi ini merupakan program nasional. Sehingga progres dari sertifikasi ini harus dilakukan bertahap sesuai dengan regulasi yang berlaku dari pemerintah pusat. Fakta itu terungkap dalam hearing yang digelar Komisi D DPRD Sidoarjo bersama Dewan Pendidikan Sidoarjo di gedung DPRD Sidoarjo.

“Cuma kan tadi kalau dari dewan akan memberi support agar nanti bisa dilakukan secara mandiri, jadi itu celah yang nanti mungkin akan kami cari peluangnya agar bisa dipercepat,”katanyaa. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.