Cakrawala News
Portal Berita Online

Double L Dominasi Pemusnahan Barang Bukti

0 45

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun menggelar pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, Rabu 23 September 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Agung Mardiwibowo menjelaskan, pemusnahan ini merupakan salah satu tugasnya selaku jaksa eksekutor dalam melaksanakan putusan pengadilan. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengumpulan selama satu tahun terhitung sejak Januari hingga Agustus 2020.

Dijelaskan Agung, barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan pengumpulan sejak bulan Januari hingga Agustus 2020. Antara lain, narkotika jenis sabu 13,17 gram, pil double L sebanyak 3. 652 butir dan 13 unit telepon seluler berasal dari 26 kasus penyalahgunaan narkotika.

ads bukopin

“Sebagai jaksa eksekutor kita memiliki tanggung jawab rutin melakukan pemusnahan barang bukti perkara yang telah inkracht. Ini dilakukan, salah satunya untuk menghindari penyalahgunaan oknum, dan daripada menumpuk di gudang,” kata Agung.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengatakan, pemusnahan barang bukti ini sebagai perwujudan kerja bersama pemerintah daerah dengan forkopimda. Tingginya kejahatan narkotika di Kabupaten Madiun sangat disayangkan oleh Kaji Mbing, sapaan akrab Bupati. Bupati menyebut, Pemkab Madiun bersama-sama dengan Kejaksaan dan Satresnarkoba Polres Madiun, melalui program jaksa masuk sekolah, terus melakukan sosialisasi dengan menyasar anak sekolah, sebagai kaum milenial yang rentan terpengaruh narkotika.

“Narkotika merugikan kesehatan dan finansial. Dan yang paling menakutkan, ketika berurusan sengan aparat hukum. Jadi, jangan coba-coba bermain narkoba,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kapolres Madiun, AKBP R Bagoes Wibisono menambahkan, saat ini crime rate di wilayah hukum Polres Madiun relatif rendah. Namun diakui Kapolres, untuk peredaran narkoba jenis sabu dan pil double L cukup signifikan. Dikatakan Kapolres, dalam situasi prihatin pandemi Covid-19 (virus Corona) menjadi celah pelaku kejahatan narkoba melancarkan aksinya.

Ditegaskan mantan Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ini, dirinya bakal memberantas narkotika sampai ke akarnya. Dirinya berjanji bakal menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan tindak kejahatan narkotika, tidak pandang bulu siapapun yang adanya dibelakangnya.

“Saya akan berantas narkotika sampai ke akarnya, tanpa pandang bulu siapa yang ada dibelakangnya. Termasuk jaringan lapas, akan kita telusuri,” tegas Kapolres.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.