Cakrawala News
Portal Berita Online

Do’akan Habibie, PT INKA Gelar Sholat Gaib

0 36

MADIUN, CAKRAWALA.CO-Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie tutup usia. Beliau meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, pada hari rabu 11 september 2019 pukul 18.05 WIB di usia 83 tahun.

Duka mendalam dirasakan bangsa Indonesia kehilangan Bapak Bangsa, tak terkecuali PT INKA (persero) Madiun. Kamis siang 12 september 2019, Jajaran dan karyawan PT INKA (Persero) melaksanakan sholat Gaib di masjid Al-Hadid lingkungan PT INKA (Persero) untuk mendoakan sang inisiator, BJ Habibie.

Direktur PT INKA (Persero) Budi Noviantoro mengatakan, tanpa BJ Habibie, PT INKA (Persero) tidak akan pernah ada. Hal ini karena pada Tahun 1970 an Indonesia mengalami ketergantungan impor, yang berpengaruh pada berkurangnya devisa.

ads bukopin
Suasana sholat gaib jajaran dan karyawan PT INKA Madiun-Jawa Timur mendoakan BJ Habibie. (Foto/Ayu)

Karenanya pada Tahun 1980 an Indonesia mengambil model kebijakan substitusi impor dan alih teknologi yang digagas Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Urusan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (UP3DN).

“Pak Habibie adalah pendiri PT INKA (persero), tanpa beliau tidak ada PT INKA. Artinya bahwa ini harus kita kembangkan, meneruskan perjuangan yang telah dirintis oleh beliau untuk Indonesia lebih maju,” terang Budi.

BJ Habibie yang saat itu sebagai Menristek Kepala BPPT, menginginkan SDM nasional harus memiliki kemampuan berkreasi dan berinovasi dalam teknologi perkereta apian. Atas inisiasi tersebut, pemerintah mendirikan PT INKA (Persero) yang berpusat di Madiun – Jawa Timur sebagai wahana transformasi industry dan alih teknologi perkeretaapian tanah air.

Sadalah industri kereta api nasional yang mandiri dan bisa terbebas dari ketergantungan produk luar negeri. (ayu/win)

Caption Foto : BJ Habibie menginisiasi wahana transformasi industri dan ahli teknologi perkeretaapian di Indonesia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.