Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Pembunuh Mahasiswa Akper Garut Pasrah

GARUT  JABAR CAKRAWALA.CO ,- Terdakwa Restu Fauzi dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Fahmi Nisa Nurbayani mahasiswi Akper Garut mendapatkan vonis pidana penjara seumur hidup di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (3/8/2017).

Terdakwa diberikan kesempatan majelis hakim untuk melakukan upaya banding atas putusan teraebut, namun ia  langsung menyatakan menerima tanpa berfikir panjang.

“Saya menerima pak hakim,” ujar Restu menjawab pertanyaan majelus hakim sesaat setelah putusan dibacakan.

Saat terdakwa keluar sidang Pengadilan, nampak beberapa warga anggota keluarga dan tetangga korban berusaha mencegah dan menghakimi terdakwa, beruntung pengawalan ketat aparat berhasil membawa keluar terdakwa dengan selamat dan langsung diberangkat menggunakan kendaraan tahanan kejaksaan untuk menjalani hukuman.
Sementara itu, Ratna Juminar ibu kandung korban Fahmi Nisa Nurbayani nampak ikhlas menerima putusan hakim meski sepanjang jalannya sidang tidak berhenti meneteskan air mata.

“Saya ikhlas dan menerima terhadap putusan pak hakim,” ujarnya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Kedua kelopak matanya masih sembilu bekas tangisan yang ia tahan saat putusan majelis hakim dibacakan.

Selama sidang putusan dibacakan, nampak keluarga korban tak kuasa menahan isak tangis, bahkan ratusan mahasiswa Akper Garut yang datang ke sidang putusan, nampak geram atas kelakuan pelaku saat majelis hakim membacakan kronologi pembunuhan mulai mencuri, memperkosan hingga pembunuhan yang dilakukan pelaku.

Sebagaimana diketahu akhir tahun 2016 lalu masyarakat Garut, Jawa Barat dihebohkan dengan terbunuhnya mahasiswi Akper Garut, Fahmi Nisa Nurbayani. Korban dibunuh pencuri bernama Restu Fauzi (20).

Pelaku melakukan pencurian di rumah korban yang berada di Perum Bayu Herang, Blok D4, Desa Cipicung, Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jumat (02/12/2016) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.***JMB

Facebook Comments