Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Ditanya Soal Gedung SKKT Berubah Fungsi, Kasudin Sosial Jakpus Prayitno: ‘Saya Cek Dulu ke Lapangan’

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Pengawasan terhadap Gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) di wilayah Jakarta Pusat lemah.

Pasalnya, keberadaan gedung yang seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial di tengah-tengah masyarakat terutama untuk pemuda-pemudi ini berubah fungsi tempat penitipan kendaraan pribadi hingga bertahun-tahun.

Selain itu, gedung SKKT yang berjumlah 12 gedung di Jakarta Pusat ini seringkali disalahgunakan untuk hajatan atau kawinan dan lain-lain.

Sementara, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Prayitno ketika ditanya soal pengawasan terhadap gedung SKKT mengatakan, pengawasan terhadap gedung SKKT tersebut melekat pada Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sosial di tingkat Kecamatan masing-masing.

“Tugas pengawasan terhadap gedung SKKT itu melekat ada di Kasatpel Sosial di kecamatan,” ucap Prayitno usai menghadiri Rapim (Rapat Pimpinan) tingkat kota Jakpus kemarin, Selasa (10/09/2019).

Pantauan di lapangan halaman Gedung SKKT Kelurahan Kampung Rawa jadi penitipan kendaraan pribadi. Meski begitu, Kasudin Sosial Jakpus ini berjanji akan menegur Kasatpel Sosial tingkat kecamatan. Jika halaman gedung SKKT menjadi tempat penitipan kendaraan pribadi.

“Saya cek dulu ke lapangan. SKKT yang di Kelurahan Kampung Rawa kan, nanti kita cek,” katanya.

Disinggung soal gedung SKKT apa diperbolehkan untuk hajatan. Prayitno menjawabnya seperti kebinggungan. “Gak boleh, boleh. Tapi tidak boleh disewakan,” ujarnya.

Karena gedung SKKT itu untuk kegiatan sosial, sambung Prayitno tidak boleh ada sewa-menyewa atau profit.

“Ada kebijakan untuk warga yang tidak mampu. Kalau orang kaya gak boleh,” ucapnya sambil mengatakan, jumlah gedung SKKT di Jakarta Pusat ada 12 gedung, yang tidak ada SKKT antara lain di wilayah Gambir dan Senen. (Us)

Facebook Comments
%d bloggers like this: