Ditabrak Oknum Polisi, Ribuan Mahasiswa Palangkaraya Gelar Aksi Solidaritas

PALANGKARAYA, CAKRAWALA.CO – Ribuan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Palangkaraya, melakukan aksi solidaritas di Jl. Yos Sudarso, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah di lokasi kecelakaan tiga rekannya yang tewas dan dua luka, akibat ditabrak oknum perwira polisi, Minggu (21/4/2019) malam.

Para mahasiswa Universitas Palangkaraya (UPR) dan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya di Palangkaraya, juga dihadiri langsung oleh rektor UPR, Andrie Elia Embang, yang ikut serta dalam aksi damai yang mendapat simpatik banyak warga Palangkaraya tersebut.

Kumpulan mahasiswa menggunakan pakaian hitam-hitam sebagai tanda berkabung atas tewasnya tiga rekannya dalam kecelakaan ditabraknya lima mahasiswa saat nongkrong dipinggiran jalan Yos Soedarso oleh oknum perwira polisi Polresta Palangkaraya.

Mahasiswa juga menyalakan lilin sebagai tanda berduka atas tewasnya tiga rekan mereka dalam kecelakaan tersebut.

Mahasiswa menuntut penuntasan kasus dan penanganan secara transparan dan adil yang saat ini dilakukan oleh aparat kepolisian setempat.

Ada 6 pernyataan sikap Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Palangkaraya atas ditrabaknya rekan sekampusnya, diantaranya yakni :

  1. Meminta pihak kepolisian untuk mengusut dan memproses kasus ini melalui jalur hukum secara transparan dan cepat serta bersikap kooperatif;
  2. Meminta pihak kepolisian agar bersikap profesional dan netral dalam menjalankan tugasnya;
  3. Meminta pihak kepolisian agar menetapkan terduga menjadi tersangka;
  4. Tegakkan Supremasi Hukum yang seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku;
  5. Bertanggung jawab penuh terhadap keluarga korban; dan
  6. Wujudkan penegakkan hukum yang tidak tumpul ke atas namun tajam ke bawah.

“Ini bentuk solidaritas kami, kami mengenang mereka malam ini, dan meminta agar polisi menangani kasus ini secara profesional, kami akan kawal kasus ini hingga tuntas,” tutur Koordinator Aksi, Maaruf. Kamis, (25/4/2019) malam hari.

Mahasiswa meminta penanganan kasus kecelakaan dilakukan secara profesional, transparan adil dan secara tuntas.

“Ada tiga nyawa yang melayang akibat ditabrak oleh oknum aparat dalam kejadian kecelakaan kemarin, kami minta pelakunya dijadikan tersangka,” ungkapnya. (ari)

Facebook Comments