Cakrawala News
Portal Berita Online

Disperindag Kota Palangkaraya Segera Batalkan SK Pengurus Pasar Besar

0 491

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Kedatangan Tim 10 ke kantor Disperindag kota Palangkaraya disambut hangat oleh kepala Disperindag Kota Palangkaraya Drs.Rawang terkait masalah penerbitan SK Pembentukan Pengurus Persatuan Pedagang Pasar Besar Kota Palangkaraya periode 2020-2025.

Sebelumnya Tim 10 yang diketuai H. Iful telah menghadap Walikota Palangkaraya Fairid Nafarin terkait kasus Pengurus Besar yang sebelumnya masih kosong karena ditinggal habis masa jabatan pengurus yang lama H.Hamidan, namun tiba-tiba telah keluar SK pengangkatan Alfianor yang dinilai cacat hukum.

Sekalipun memiliki agenda  ada acara yang padat, Walikota Palangkaraya Fairid Nafarin menyempatkan diri untuk berbincang dan meminta kepada Kepala Disperindag untuk menganulir penerbitan SK pengangkatan pengurus pasar tersebut karena tidak didasari dengan pemiilihan lewat pungutan suara namun hanya laporan sepihak.

ads bukopin

Walikota mengatakan  dirinya tidak pernah mengirim orang khususnya pejabat pemerintah dari Disperindag kota Palangkaraya ataupun pejabat lainnya.

” jika ada yang mencatut utusan walikota itu adalah tidak benar dan bisa dikatagorikan fitnah,”ungkap walikota dengan wajah terlihat sedikit memerah.

Ia menegaskan perwakilan warga dipersilahkan untuk menghubungi  Kadis  Rawang.

“beliau sudah siap menerima kalian,” ungkap walikota yang seakan tergesa-gesa untuk menghadiri pertemuan dengan partai Golkar.

Tim 10 yang sudah ditunggu oleh Kepala Dinas Perindag Drs.Rawang merasa gembira karena kedatangan mereka dinilai bisa memecahkan masalah tekait berita cakrawala.co sebelumnya yang mempertanyakan SK tentang pengangkatan Pengurus pasar besar periode 2020 – 2025 yang dinilai masuk angin.

Dari tiga orang yang hadir dalam rapat Pengurus Pasar mereka menyatakan bahwa tanda tangan tersebut memang asli tapi bukan untuk rapat pasar tapi terkait mengenai masalah rapat penanganan Covid 19 di wilayah pasar besar.

“Itu tanda tangan untuk masalah penanganan covid dan jelas itu pembualan” ungkap H.Iful.

Menurutnya lebih tragis lagi ada nama salah satu yang dinilai hadir , tapi tidak hadir dan dipalsukan tanda tangannya dan ini melanggar kitab Undang-undang Hukum Pidana ( KUHP ) pasal 263 ayat ( 1 ) KUHP dengan ancaman 6 tahun, dan ini yang merasa keberatan sedang menyiapkan gugatannya.

Sementara itu , Kepala dinas Perindag kota Palangkaraya Drs.Rawang berterima kasih kepada Tim.10 yang sudah mau hadir dimana dirinya bersama dua stafnya setelah mendengar laporan dari yang hadir melihat permasalahan ini timpang serta dinilai tidak sesuai dengan pasal 28 UUD 45.

“Ini jelas tidak dijalankan sebagaimana lazimnya pemilihan pengurus pasar lewat pungutan suara,”katanya.

Ia menyalahkan peserta yang hadir seharusnya untuk rapat Covid namun dirubah seolah-olah rapat pembentukan pengurus pasar.

“nanti akan dibuat pernyataan secara tertulis dan adanya pengaduan tanda tangan palsu maka kami akan Segera mencabut SK Pengangkatan pengurus pasar besar tersebut, dan percayalah kalian dengan kinerja kami,” ungkap Rawang disambut tepuk tangan serta senyum semua peserta yang hadir.

Ia menegaskan SK tersebut akan segera dicabut jika warga pasar atau Tim 10  sudah menyerahkan bukti keberatannya.

Ditempat terpisah H.Rabial Sutra Ali pemilik toko penjual  seragam sekolah, TNI polri baik yang ada di Palangkaraya maupun di Banjarmasin merasa bersyukur atas dikabulkannya  permintaan tim 10 untuk mencari kebenaran.

“terimaksih terlebih buat walikota Palangkaraya Fairid Nafarin yang sudah ikut andil dalam penanganan nya yang sebenarnya tidak usah sampai ketangan beliau tapi cukup di dinas Perindag kota saja, mudahan kejadian seperti ini tidak diulang lagi karena  akan memberikan priseden buruk bagi pengurus pasar besar kota Palangka raya,”tukasnya.*** ( KATI )

Leave A Reply

Your email address will not be published.