Cakrawala News
Portal Berita Online

Disparpora Bukittinggi Gelar Pelatihan Digitalisasi untuk Pelaku Usaha Industri Pariwisata

0 15

BUKITTINGGI, Cakrawala.co – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi menggelar acara pelatihan Digitalisasi, Branding, Pemasaran dan Penjualan, pada Desa Wisata, Homestay, Pondok Wisata, Kuliner, Souvernir, Fotografi, Senin 23 Mei 2022, di Aula Hotel Rocky Bukittinggi .

Dalam kesempatan itu, Walikota Bukittinggi, Erman Safar mengatakan, kita harus bisa menjaga nilai-nilai seperti nilai budaya. Karena saat ini ada beberapa produk peninggalan nenek moyang yang tidak terjaga dengan baik. Padahal produk tersebut sudah populer dan mendunia, namun dikemas oleh pihak swasta yang notabene bukan orang Minang. Tentu saja mereka yang menikmati hasil dari warisan produk peninggalan nenek moyang tersebut, contohnya produk Keripik Sanjai yang populer dengan Keripik Balado nya, pelaku usahanya yang sedang booming ini, bukanlah pengusaha lokal Bukittinggi, ungkap Erman Safar.

Menurut Erman Safar, sebenarnya Keripik Sanjai ini awalnya hanya ada dan populer sebagai oleh -oleh Bukittinggi, tetapi saat ini justru yang terkenal adalah Kripik Balado, yang diproduksi dari luar Kota Bukittinggi, imbuhnya.

Dikatakan juga oleh Erman Safar, saat ini kami mencoba untuk menggerakkan komunitas berbasis anak nagari, komunitas milenial untuk meramaikan Kota Wisata Bukittinggi, agar pengunjung ataupun wisatawan yang datang ke Bukittinggi tidak hanya monoton melihat Jam Gadang, atau cuma berfoto di Jam Gadang saja, imbuhnya.

“Kalau kita kemas dengan menampilkan kesenian atau pagelaran tarian Budaya Minang, pasti akan sangat berbeda hasilnya, sehingga pengunjung merasa berkesan saat berada di Kota Bukittinggi, ” katanya.

Kepala Disparpora Bukittinggi, melalui Kabid Parekraf, Aprilia Astuti juga menuturkan, kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan visi misi pemerintah dalam sektor pariwisata. Dalam kegiatan ini peserta diberikan ilmu untuk meningkatkan kapasitas SDM untuk menunjang kepariwisataan, sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan dan juga jumlah jam kunjungan.

“Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari, 23 hingga 25 Mei 2022. Dua hari pelatihan indoor dan 1 hari pelatihan lapangan. Kegiatan ini diikuti 50 orang peserta dari pelaku usaha industri pariwisata, dengan menggunakan DAK non fisik tahun 2022, ” tutupnya.(**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.