Penyandang Disabilitas Peserta Mudik Gratis Diberangkatkan Balik ke Kota Tujuan

SOLO JATENG CAKRAWALA.CO ,- Kementerian perhubungan, Kemenhub,minggu(09/06/19) memulangkan belasan peserta mudik gratis difabel dari solo ke Jakarta.mereka diantar menggunakan bus khusus disabilitas sampai ke tempat tinggal masing-masing.

Acara pemberangkatan mudik ramah anak dan disabilitas (MRAD)dari jawa tengah dan jawa timurdengan tujuan ke jakarta dipusatkan di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) prof dr soeharso,kecamatan jebres,kota solo jawa tengah.mereka diangkut menggunakan dua bus khusus milik dinas perhubungan provinsi jawa barat.

Inisiator mudik ramah anak dan disabilitas,farid arifandi menjelaskan, program mudik gratis  dapat berjalan atas kerja sama Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.DAN sudah berjalan sejak 2016.untuk tahun ini ada 195 peserta mudik disabilitas,yang diberangkatkan tanggal 31 mei 2019 dengan tujuan pulau sumatra dari lampung hingga Palembang.kemudian dari pulau jawa dari jawa tengah, jawa barat dan jawa timur.dirinya menilai mudik gratis merupakan langkah pemenuhan hak para difabel untuk berlebaran di kampungnya.khusus di jawa tengah sendiri adan 19 orang difabel yang ikut mudik dan balik gratis.diharapkan dengan mudik dan balik gratis khusus disabilitas,kaum difabel bisa berbaur dan dianggap sama dengan masyarakat umum,”jelasnya.

Elih salah satu difabel peserta mudik gratis asal solo yang juga atlit anggar Asian paragames,mengaku mudik ke solo selama tiga hari, dimana menurutnya dengan program ini penyandang difabel merasa lebih nyaman pulang kampung.harapaanya semaKin banyak teman teman difabel yang bisa ikut setiap tahunya.tidak hanyaa elih hal senada diungkapkan ibu pungki pemudik asal Ponorogo,Jawa timur.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Surakarta Ari Wibowo, dikesempatan yang sama mengatakan, fasilitas ini  merupakan inisiasi dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dalam pelaksanaan program ini Pemkot Surakarta sudah terlibat sebanyak dua kali.

“Ke depan, Pemkot Surakarta berharap bisa terus terlibat dalam arus mudik dan arus balik ini. Bila dimungkinkan bisa ditambah dengan fasilitas  mudik angkutan umum pesawat, KA maupun bus,” ungkapnya.*** (AgB)

Facebook Comments
%d bloggers like this: