Cakrawala News
Portal Berita Online

Dinkesprov Gorontalo Gelar Talk Show Penerapan Protokol Kesehatan di Dunia Usaha

0 17

CAKRAWALA GORONTALO – Pencegahan Covid-19 terus menjadi perhatian Dinas Kesehatan Provinsi (Dinkesprov) Gorontalo.
Kali ini diwujudkan dengan menggelar Talk Show guna mendiskusikan penerapan protokol kesehatan dalam dunia usaha.

Diskusi menghadirkan tiga narasumber. Masing-masing, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo, dr Triyanto Bialangi,
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo, Ferdiyanto Koniyo serta Sekretaris Dinas PM ESDM dan Nakertrans Provinsi Gorontalo Rugaya Biki.

Diskusi yang ditayangkan secara daring itu dipandu Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkesprov Gorontalo Nancy Pembengo. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Sabtu (05/09/2020).

ads bukopin

Triyanto menjelaskan perkembangan COVID-19 dalam satu pekan terakhir di Provinsi Gorontalo terjadi penurunan jika dibandingkan dengan sebelumnya. Tingkat kesembuhannya juga mulai meningkat.

Meskipun demikian, ia memaparkan masih ada beberapa daerah dalam kondisi zona merah. Seperti Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Gorontalo Utara. Namun, secara keseluruhan terjadi penurunan penularan COVID-19.

“Tapi, kita tetap harus berhati-hati. Jangan lengah. Ini juga perlu diperhatikan dalam dunia usaha. Di sisi lain, dunia usaha juga harus kita kembangkan di samping kita menekan angka yang positif supaya perekonomian kita tetap berjalan,” jelas Triyanto.

Ketua Kadin Provinsi Gorontalo, Ferdiyanto Koniyo menyampaikan mengenai keberadaan dunia usaha di tengah pandemi. Menurutnya kelangsungan usaha rata-rata saat ini mengalami kendala karena menurunnya daya beli masyarakat.

Masalah lain dari sisi permodalan juga mengalami kesulitan ketika akan melakukan akses peminjaman ke perbankan yang ada. Persoalan ini disampaikannya perlu menjadi perhatian dari pemerintah.

Cara mengatasi hal tersebut juga membutuhkan langkah yang tidak mudah. Namun, ia mendorong keberadaan para pelaku usaha di Provinsi Gorontalo tidak boleh berhenti karena adanya pandemi COVID-19.

Di sisi lain, pelaku usaha juga mesti menjalankan protokol guna menekan angka penyebaran COVID-19. Pihaknya sebagai orang yang bergelut dalam dunia industri mengaku memang dituntuk untuk menerapkan hal tersebut.

“Protokol itu pun membutuhkan biaya, karena harus kita adakan fasilitasnya. Ini tentu sebuah tantangan bagi Indonesia. Namun, satu hal yang menjadi patut kita banggakan teman-teman usaha ini kebanyakan bergerak di bidang usaha kecil ternyata mereka survive dengan segala upaya,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PM ESDM dan Nakertrans Provinsi Gorontalo Rugaya Biki mengatakan walaupun situasi sudah mulai normal, masyarakat harus tetap waspada, termasuk para pelaku usaha.

Dirinya menuturkan pandemi COVID-19 belum berakhir. Oleh karena itu, ia berharap kepada pelaku usaha agar tetap menjalankan protokol kesehatan agar menghindari adanya kluster baru dalam dunia usaha.

“Cluster dunia usaha kita lihat, kan, ada. Misalnya di Jawa Timur, Jawa Barat. Jangan sampai ini terjadi di Provinsi Gorontalo,” harap Rugaya.

(Aden)

Leave A Reply

Your email address will not be published.