Cakrawala News
Portal Berita Online

Dinkes Provinsi Gorontalo Terus Advokasi dan Sosialisasi Program JKN

0 52

GORONTALO CAKRAWALA.CO- Dinas Kesehatan(Dinkes) Provinsi Gorontalo terus lakukan advokasi dan sosialisasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS).

Salah satu fokus utama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sebagaimana disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI Letjen. (Purn) dr. Terawan Agus Putranto, pada pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas), Rabu (19/2/) di Jakarta.

Untuk mengimplementasikan hal tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melakukan advokasi dan sosialisasi program JKN KIS kepada masyarakat, yang dilakukan di Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango. Kamis (20/2)

Menurut Kepala Seksi Pembiayaan Jaminan Kesehatan (PJK) Afriyani Katili terkait program JKN KIS, Dinkes Provinsi Gorontalo akan terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang program JKN KIS.

“Saat ini banyak masyarakat yang terkena dampak penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) setelah adanya verifikasi dan validasi data yang dilakukan pemerintah Provinsi Gorontalo khususnya Jamkesta, untuk itu kami terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat” terang Afriyani saat memberikan sosialisasi.

Ia menambahkan, sosialisasi tersebut penting guna memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kepesertaan JKN KIS dan bagi masyarakat terdampak penonaktifan bisa mengetahui bagaimana cara pendaftaran kembali.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Gorontalo tetap menjamin masyarakat yang kurang mampu masuk dalam kepesertaan jamkesta. Dimana, hal itu merupakan visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur sejak awal pemerintahan mereka.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo tetap menjamin setiap warga masyarakat yang tidak mampu untuk mendapat jaminan kesehatan, tetapi tentu harus mempunyai data dan memenuhi kriteria untuk di masukan dalam PBI Jamkesta” tandasnya.****(Adv/Fadhil)

Leave A Reply

Your email address will not be published.