Cakrawala News
Portal Berita Online

Dinkes Provinsi Gorontalo Rujuk 4 Pasien ke RSUP Makassar

GORONTALO CAKRAWALA.CO- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo laksanakan tahap awal implementasi jaminan kesehatan semesta(Jamkesta) yang merupakan program jaminan kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, dengan merujuk empat pasien ke RSUP Makassar.

Dalam pelaksanaannya, Jamkesta tidak hanya menjamin biaya kesehatan saat pasien peserta bantuan iuran (PBI) berobat tetapi juga meliputi beberapa layanan lainnya yaitu pemulangan jenazah, jaminan pasien non teregister, rujukan pasien ke luar daerah dan layanan rumah singgah pasien rujukan.

Hal itu berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Gorontalo nomor 10 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Gorontalo nomor 3 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Gorontalo nomor 4 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Daerah Yang Terintegrasi Dengan program Jaminan Kesehatan Nasional.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan(Kadinkes) Provinsi Gorontalo Misranda, mengatakan Implementasi dari Pergub tersebut pada hari senin(17/2), mereka telah memberangkatkan untuk tahap pertama 4 orang pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit luar daerah, tepatnya ke RSUP Wahidin Sudiro Husodo Makassar.

Kadinkes juga menjelaskan bahwa, setiap pasien akan didampingi oleh satu orang anggota keluarga dan satu orang petugas medis yang akan mendampingi . Sehingganya, biaya yangg dikeluarkan menjadi tiga orang.

“Semua pendamping baik keluarga maupun tenaga medis dan paramedis dibiayai melalui program Jamkesta” katanya.

Melalui hal ini kata Misranda, semakin menegaskan komitmen Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim dalam visi dan misinya yaitu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo sampai dengan saat ini masih konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Pembiayaan Jaminan Kesehatan Afriyani Katili mengatakan, pendampingan rujukan ke Rumah Sakit di luar daerah pada bulan februari akan dilakukan 2 tahap yaitu tahap pertama 4 orang pasien ke RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, dan tahap kedua sebanyak 2 pasien ke RSUP Kandou Manado dan 1 orang pasien ke RSUD Prof dr. Soetomo Surabaya.

Lebih lanjut ia mengatakan, total pembiayaan yang dikeluarkan sebanyak 21 orang terdiri atas 7 pasien, 7 pendamping keluarga dan 7 petugas medis/ paramedis. Disamping itu, disediakan pula akomodasi rumah singgah pasien, uang harian selama 45 hari dan tranportasi pesawat.

“Rujukan bertahap ini akan terus dilakukan sesuai dengan target kami yaitu 20 orang pasien sepanjang tahun 2020” tandas Afriyani.***(Adv/Fadhil)

%d bloggers like this: