Cakrawala News
Portal Berita Online

Dikendalikan Dalam Lapas, Enam Mahasiswa Ditangkap Gunakan Narkoba

4

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Enam pria berstatus mahasiswa diringkus satuan Narkoba Polrestabes Makassar dan berhasil mengungkap jaringan penyalahgunaan narkoba jenis daun ganja dan Sabu Lintas Kampus di Sulawesi Selatan, Selasa (07/08/2018).

Enam (6) tersangka ini berhasil di amankan masing – masing lelaki  Basrah (27),Farid (21), Rezki ramadhan (24), Muhamad Amin (25), Yusran (26),dan Surianto (21).

Keenam lelaki tersebut diamankan dari hasil penangkapan salah satu mahasiswa UIN Alauddin bernama Eki (21) di Asrama Mahasiswa di jalan Mallengkeri Makassar.

ads bukopin

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Estetika menuturkan bahwa Eki yang awalnya ditangkap di jalan Mallengkeri Makassar dengan barang bukti ganja.

Awalnya Satuan narkoba Polrestabes Makassar yang melakukan pengembangan di Jalan Manuruki dan berhasil menangkap tiga pelaku Farid, Yusran dan Surianto yang tengah asik mengkomsumsi narkoba jenis sabu.

”Dari tangan ketiga tersangka di amankan barang bukti 1( satu ) alat hisap shabu lengkap, 2( dua ) paket besar yang diduga ganja, 2( dua ) paket sedang yang diduga ganja dan 3( tiga ) paket kecil yang diduga ganja.

“Penangkapan ini berawal dari informasi warga bahwa di Jalan Malengkeri tepatnya salah satu asrama sering di jadikan tempat transaksi dan mengkomsumsi narkoba.sehingga kami (sat narkoba) melakukan penangkapan terhadap Eki lalu melakukan pengembangan dan mengamankan ke enam mahasiswa lainya.” Ungkap Kompol Diari, Rabu (08/08/2018).

Sementara itu, keenam lelaki yang masih berstatus mahasiswa ini masih dalam pemeriksaan untuk menyelidiki jaringan yang sudah terbentuk.

“Kasus mereka masih kami dalami apakah keenam pelaku merupakan jaringan yang sering menjual ganja didalam kampus dan sudah berapa lama mereka melakukan transaksi jual beli narkoba jenis ganja”, Jelasnya.

Selanjutnya keenam pelaku bersama barang bukti yang disita di bawah ke Satuan Narkoba Polrestabes Makassar guna penyidikan lebih lanjut.(Rez)

Comments are closed.