Cakrawala News
Portal Berita Online

Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam Di Waduk Dawuhan – Kabupaten Madiun

0 1,273

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Seorang anak laki-laki bernama Krisna Wahyu Santosa (10) warga Desa Sirapan Kecamatan/Kabupaten Madiun, dikabarkan hilang sejak Senin sore 26 oktober 2020. Nahas, Selasa siang 27 Oktober 2020 pelajar SD ini ditemukan tidak bernyawa di Waduk Dawuhan, Kecamatan Wonoasri – Kabupaten Madiun.

Kapolsek Wonoasri AKP Muslich Bawani menuturkan kronologi awal kejadian, pada Senin pagi 26 Oktober 2020 sekira pukul 09.00 WIB, korban bersama dua rekannya keluar rumah dengan bersepeda, namun hingga pukul 18.00 WIB, korban belum pulang. Keluarga bertanya kepada teman korban, namun mereka tidak ada yang tahu.

“Korban ini dengan dua temannya keluar rumah dengan bersepeda. Kemudian keluarga mencari korban, bertanya kepada temannya, tapi temannya tidak tahu,” kata AKP Muslich.

ads bukopin

Kemudian, Selasa pagi 27 Oktober 2020, menurut informasi masyarakat, telah ditemukan sepeda onthel di dekat waduk, sandal jepit dan kaos warna coklat diatas sampan, yang ternyata milik korban. Kemudian hal ini dilaporkan ke Polsek Wonoasri.

Selanjutnya, Kapolsek bersama anggota meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pencarian di sekitar waduk. Sekitar 100 meter dari lokasi sampan, putra pasangan Sriatun dan Sumono ini ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

“Kami merapat ke lokasi, kami cek ke TKP dan benar mendapati sepeda onthel milik korban dan kaos diatas sampan. Kemungkinan korban bermain di sekitaran waduk, karena kami juga menemukan ada gunung-gunungan dari tanah. Sekitar 100 meter dari lokasi sampan, petugas menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Muslich.

Diduga korban tewas tenggelam karena terpeleset dan tidak bisa berenang, mengingat kedalaman waduk sendiri mencapai 2,5 meter. Usai dievakuasi, mayat korban dibawa ke rumah duka dan dilakukan visum luar oleh tim Inafis Polres Madiun. Sementara itu, pihak keluarga mengaku pasrah dan menerima kejadian ini sebagai musibah, dan menolak untuk dilakukan otopsi.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.