Cakrawala News
Portal Berita Online

Diguyur Dana BK 1,2 Miliar Desa Banjarbendo Akan Memiliki Gedung Serbaguna

0 62

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Masyarakat Desa Desa Banjarbendo, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kedepanya tidak akan lagi mengelar hajatan dengan menutup jalan. Kedepanya jika ada warga yang mengelar acara Bahagia, bisa dilakukan di Gedung Serbaguna (GS).

Peletakan batu pertama pembangunan GS, yang berlokasi di selatan kantor desa Banjarbendo. Dilakukan oleh Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP, didampingi Camat Sidoarjo Gundari, Kepala Desa Banjar Bendo Sugeng Bahagia serta beberap tokoh masyarakat Desa Banjarbendo.

Pembangunan GS ini di atas tanah seluas 5000 M2GS mendapat suntikan dana Rp 1,2 Miliar dari dana Bantuan Keuangan (BK) dari Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor.

Sugeng Bahagia menyampaikan ucapan terimakasih Gus Bupati. Menurutnya kedatangan pimpinan daerah seperti ini akan menambah semangat bagi desa untuk terus berkarya dalam pembangunan. Peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna yang dilakukan bupati Gus Muhdlor merupakan bentuk apresiasi pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada pembangunan di Desa Banjarbendo.

“Pembangunan Gedung serbaguna ini di atas tanah seluas 5000 M2 yang merupakan tanah ex- TKD  di mana di sekitarnya nanti akan dibangun juga Balai Kesehatan, Sekolah PAUD, Sekolah TK, sarana olahraga seperti futsal dan bulutangkis,” Ucapnya, Minggu 7 Agustus 2022.

Masih dikatakan Sugeng, pembangunan GS men-contoh beberapa desa yang telah membangun GS. Seperti Desa Semambung Gedangan yang membuat GS dengan ukuran 22×22 m2 atau pembangunan GS Desa Pekarungan Kecamatan Sukodono dengan ukuran 20×36 m2.

“Pembangunan gedung serbaguna ini akan kami bagi menjadi tiga tahap, tahap pertama yaitu peletakan batu pertama dan pemasangan kolom kemudian tahap kedua yaitu pembangunan sampai selesai dan tahap ketiga adalah finishing,” Katanya.

 

Ke depan juga akan disediakan area bermain bagi anak-anak di halaman gedung serbaguna tersebut. Untuk itu ia mohon doa restu agar pembangunan ini bisa cepat selesai dan berjalan dengan lancar.

Dihadapan para pengurus RT/RW dan perangkat Desa Banjarbendo, Gus Muhdlor menyampaikan jika selama ini pemerintah  bercita-cita agar di beberapa titik desa yang jumlah penduduknya banyak dibangun sarana GS seperti ini.

Mengapa…?, karena keberadaan GS dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat. Salah satu contohnya untuk hajatan desa. Dengan keberadaan GS, tidak ada lagi upaya penutupan jalan untuk menggelar hajatan. Sehingga masyarakat atau warga pengguna jalan yang lain tidak merasa terganggu dengan harus mencari jalan alternatif.

“Hal ini yang menjadi dorongan bagaimana caranya kita membuat ruang atau tempat yang cukup besar yang bisa digunakan untuk aktivitas masyarakat di mana kegiatan masyarakat nanti akan terpusat pada tempat tersebut,”sampainya.

Gus Muhdlor mengatakan Sidoarjo ini adalah daerah yang besar, daerah yang kuat dan luas. Akan tetapi pilihan lokasi untuk mengumpulkan masyarakat itu susah. Di Sidoarjo ada beberapa desa dengan jumlah masyarakat yang cukup banyak. Jika seandainya tidak dibangun gedung serbaguna seperti ini akan susah jika ingin mengumpulkan masyarakat. Seperti di Waru, Taman yang mempunyai penduduk terpadat akan tetapi tanah TKD nya tidak ada. Begitu juga Prambon dan Tarik sehingga sangat diharapkan pembangunan gedung serbaguna seperti ini.

“Jika gedung ini sudah jadi maka gedung ini adalah dari, oleh dan untuk masyarakat Banjarbendo, untuk pembangunan ini akan kami kloningkan ke kecamatan yang lain dengan harapan beberapa tahun ke depan setiap kecamatan punya tempat umum baru, tempat olahraga baru yang bisa diakses semua orang,” ujarnya.

Bupati Gus Muhdlor menambahkan bahwa dukungan masyarakat itu sangat penting baik dalam setiap pembangunan di sebuah desa. Dukungan masyarakat secara langsung melalui BPD, RT/RW sehingga hal seperti ini yang harus ditampilkan dalam bentuk yang agak besar.  Dengan begitu masyarakat mengerti karena menurutnya semakin masyarakat itu paham maka semakin masyarakat itu akan mendukung setiap proyek yang ada di Desa. Dan dapat dipastikan pembangunan desa akan berjalan dengan lancar. Untuk itu, politik partisipatif seperti ini sangat diperlukan karena dengan dukungan semuanya maka pembangunan ini akan cepat selesai.

“Pembangunan ini  harus didukung dan menjaga apapun prosesnya karena gedung ini nanti bukan untuk kepala desa ataupun bupati akan tetapi untuk masyarakat Banjar Bendo, untuk itu dijaga sebaik mungkin diberikan dukungan apalagi yang disiapkan nanti bukan hanya gedung namun juga klinik kesehatan sekolah dan fasilitas umum lainnya,” tambahnya. (Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.