Cakrawala News
Portal Berita Online

Diduga Pungli SPPT, Puluhan Warga Gelar Demo Tuntut Kasun Mundur Dari Jabatan

NGAWI, CAKRAWALA.CO-Puluhan warga Dusun Cangakan Desa Kawu Kecamatan Kedunggalar, Ngawi menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor kepala desa setempat, Senin 11 November 2019. Massa yang berjumlah sekitar 50 orang meminta Marsono (49) Kepala Dusun (Kasun) Cangakan untuk mundur dari jabatanya karena diduga melakukan pungli terkait kepengurusan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT-PBB).

Aksi unjuk rasa mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Ngawi dan Polsek Kedunggalar. Sambil berorasi puluhan warga tersebut membentangkan poster bertuliskan Berantas Tikus Kantor, Berantas Pungutan Liar dan beberapa poster lainya yang bertuliskan hujatan terhadap kepala dusun mereka.

Menurut salah seorang warga menyebutkan aksi itu dipicu kepengurusan pemecahan bidang tanah dengan meminta sejumlah uang kepada warga masyarakat dengan nominal bervariasi mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu.

“Sangat tidak dibenarkan terjadinya dugaan pungutan terkait pengurusan SPPT-PBB itu. Sebagai pertanggungjawabanya kepada warga kasun harus mundur dari jabatan,” ucap salah seorang warga.

Aksi dapat diredamkan melalui proses mediasi yang digelar di kantor kepala desa yang melibatkan warga dan kasun melalui surat pernyataan tertulis setelah sebelumnya disosialisasikan Perda Nomor 09 Tahun 2016 tentang Perangkat Desa.

Dalam pernyataan itu Marsono selaku Kasun Cangakan dalam waktu 2 hari terhitung dari 13-14 November 2019 akan meminta maaf terhadap 164 kepala keluarga (KK) bersama istrinya.

“Jadi intinya ada dugaan pungutan liar yang berujung pada aksi demo. Namun ada kesepakatan bahwa kasun akan meminta maaf kepada warganya dengan mendatangi rumah warga di dusunnya,” kata Ali Imron Kepala Desa Kawu. (Andik/Win)

%d bloggers like this: